Menurut Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana, hal itu hanya dinamika biasa.
"Saya kira dinamika ringan saja. Ada perbedaan pendapat, tetapi semua fraksi sudah mengerucut pada kesimpulan sama bahwa KUAPPAS segera ditandatangani," ujar Triwisaksana di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (7/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak perlu over sensitif. Karena sudah sepakat semua pihak baik PKS maupun Demokrat, dan ada kesepakatan pimpinan fraksi sebelumnya. Jadi nggak usah over sensitive. Bagaimanapun anggaran perlu terang benderang," tutur politisi PKS ini.
"Saya juga tidak tahu persis (yang terjadi dalam rapat kemarin), tapi dianggap pertanyaan kritis itu dialang-ulang. Saya kira wajar. Toh, belum lewat waktunya. Karena dulu anggaran ditetapkan molor sampai tanggal 19 Januari. Saya kira masih ada waktu, jangan bertele-tele, segera ditetapkan," ucap Sani.
Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Gerindra, dan Golkar memilih walk-out dalam rapat Pengesahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) DKI 2013 hari Kamis kemarin. Walk-Out dilakukan saat sesi tanya jawab tepat setelah pemaparan dari perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sementara anggota Dewan yang disebut melontarkan pertanyaan sama berulang kali adalah Igo Ilham dari Fraksi PKS dan Ferrial Sofyan asal Fraksi Demokrat yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta.
(rmd/trw)











































