Pantauan detikcom, mereka digiring ke luar rumah mewah dimana tempat komplotan penipuan itu beroperasi sekitar pukul 16.30 WIB.
Ratusan warga sekitar berdesakan ingin menyaksikan proses penangkapan yang dilakukan Unit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penggerebekan tadi, petugas kesulitan menemukan paspor para pelaku. Petugas akhirnya harus menanyakan kepada para pelaku yang mana berkebangsaan Taiwan dan China.
"Tapi diantara mereka banyak yang tidak mau mengaku sebagai warga China. Mereka takut dideportasi ke negara asal dan terancam hukuman mati," kata Susilo.
(ahy/aan)










































