Pengamanan di Rumah SBY Tidak Terkait Perolehan Suara
Selasa, 21 Sep 2004 16:21 WIB
Jakarta - Rumah SBY di Puri Cikeas Indah, Bogor ditingkatkan pengamanannya. Namun, peningkatan pengamanan bukan terkait perolehan suara SBY-JK yang sudah hampir pasti menjadi pemenang. Peningkatan pengamanan itu atas permintaan tim sukses SBY. Hal ini disampaikan Ketua Pasukan Pengamanan Capres-Cawapres 2004 Brigjen Pol Rajiman Tarigan saat dihubungi detikcom, Selasa (21/9/2004). "Peningkatan pengamanan tidak terkait kemungkinan besar SBY jadi presiden. Peningkatan pengamanan ini sesuai permintaan tim sukses," jelasnya. Menurut Rajiman, Polri telah meningkatkan pengamanan untuk SBY-JK sejak Senin (20/9/2004) malam. Peningkatan pengamanan itu dilakukan, terutama di rumah SBY di Cikeas, rumah Jusuf Kalla (JK) di Jl. Dharmawangsa, dan pesawat JK yang berada di Bandara Halim Perdana Kusuma. Rajiman menjelaskan, peningkatan pengamanan rumah SBY dilakukan setelah mendapat permintaan dari tim sukses SBY-JK, karena rumah itu kebanjiran tamu. "Peningkatan pengamanan sudah dilakukan tadi malam, karena banyak sekali tamu yang datang. Apalagi, setelah muncul pengumuman di tv mengenai hasil quick count. Tamu kemarin sangat membeludak. Kita kan ingin semuanya lancar dan aman," kata Rajiman. Mneurut Rajiman, peningkatan pengamanan di rumah SBY itu, antara lain penambahan 2 anjing pelacak, 5 pawang anjing, dan 1 unit pengawalan. Sedangkan untuk pesawat JK, Polri telah melakukan sterilisasi yang dilakukan Tim Gegana. Sementara itu berdasarkan pemantauan detikcom, di rumah SBY didatangkan 4 ekor anjing dan pasukan Brimob. Juga tampak didatangkan 1 metal detector berukuran besar.
(asy/)











































