PBNU Cabut Penonaktifan Hasyim

PBNU Cabut Penonaktifan Hasyim

- detikNews
Selasa, 21 Sep 2004 16:02 WIB
Jakarta - PBNU mencabut surat penonaktifan KH Hasyim Muzadi sebagai ketua umum karena telah selesai mengikuti pemilu. Pencabutan itu juga berlaku bagi seluruh pengurus PBNU yang menjadi tim sukses kedua capres.Hal itu diungkapkan Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Endin Pakhruddin Masturo didampingi Rois Syuriah PBNU Said Agil Siradj, Hafidz Usman, Ketua PBNU Andi Jamaro Dulungan, dan Rozy Munir serta Wakil Khatib PBNU Masdar Farid Masudi, dalam jumpa pers di PBNU, Jl.Kramat Raya, Jakpus, Selasa (21/9/2004).Seperti diketahui, karena Hasyim Muzadi menjadi cawapres berpasangan dengan Mega, PBNU mengeluarkan surat penonaktifan sebagai ketua umum mulai 29 Mei 2004 sampai berakhirnya pemilu.Menurut Endin, seluruh pimpinan PBNU diharapkan kembali aktif untuk menghadapi muktamar November nanti. "Oleh karena itu kami atas nama syuriah dan rois aam menyatakan surat penonaktifan kepada Pak Hasyim, segera dicabut dan surat penugasan kepada Wakil Khatib, juga dicabut," paparnya. Selama ini yang menjabat Pjs Ketum adalah Masdar F.Masudi, wakil khatib.Akhirnya semua pengurus setelah bekerja menyukseskan pemilu akan aktif kembali ke PBNU. "Mulai hari ini, aktif kembali untuk menghadapi muktamar NU. Selama pemilu kemarin, warga NU yang mendukung sana-sini. Itu sudah biasa dan tidak terjadi perpecahbelahan. Muktamar nanti akan kompak untuk menetapkan kepengurusan yang baru," urai Endin.Sementara itu, Masdar F.Mas'udi menyatakan, pengaktifan kembali Hasyim Muzadi merupakan ekspresi dari tanggung jawab Hasyim Muzadi walau sebetulnya penghitungan suara belum selesai. "Tapi beliau mau kembali memimpin NU," katanya."Saya lega karena tanggung jawab saya sudah selesai dan yang penting bagaimana ke depan nanti, bagaimana warga NU di pusat dan bawah, dalam menghadapi muktamar NU akhir November mendatang agar dapat kembali memulihkan jatidiri NU sebagai organisasi ulama," demikian Masdar. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads