"KPK bisa jadi korban keberhasilannya sendiri. Ingat kasus DPR, KPK minta gedung tapi tak diberi, masyarakat yang turun membantu. Tanpa ada dorongan itu tak ada perubahan. Harus waspada dan dukung KPK. KPKS is not perfect tapi kita harus dukung," kata Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Natalia Soebagyo di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Natalia menjelaskan, KPK tengah menghadapi sejumlah kasus besar, mulai dari Hambalang, Korlantas, hingga Century. Kasus besar itu tentu membutuhkan tenaga penyidik yang cukup.
"Kasus-kasus besar harus segera diselesaikan. Rekomenadasi kami lembaga-lembaga penegak hukum harus dibersihkan," jelasnya.
Natalia juga menyampaikan dalam tatanan negara yang ideal, lembaga seperti KPK tidak dibutuhkan karena adanya penegak hukum. Tapi ada keadaan luar biasa yang membuat kehadiran KPK diperlukan.
"KPK harus punya penyidik mereka sendiri, ideal sperrti itu. Tapi itu perlu waktu untuk melatih. Yang penting yang dipilih punya kemampuan teknis dan intregritas," tuturnya.
(spt/ndr)











































