Pelempar Bom Molotov di Perumahan TNI-Polri Diduga Punya Dendam Pribadi

Pelempar Bom Molotov di Perumahan TNI-Polri Diduga Punya Dendam Pribadi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 06 Des 2012 13:26 WIB
Semarang - Jajaran kepolisian hingga saat ini masih menyelidiki pelaku dan motif pelemparan bom molotov di kompleks perumahan TNI-Polri di Rumpun Diponegoro Jalan Bangau IV, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Semarang, Rabu (5/12) kemarin. Ada indikasi pelaku memiliki dendam pribadi terhadap pemilik rumah.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Bambang Rudy Pratiknyo. Dari hasil penyelidikan sementara motif pelemparan bom adalah dendam pribadi.

"Sudah kita selidiki, ada motif dendam pribadi," kata Bambang usai acara HUT ke 62 Polair di Mako Ditpolair Polda Jateng, Jl Amurang No 1, Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Kamis (6/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Bambang menambahkan, pihaknya sudah mengantongi satu nama yang diduga sebagai pelaku pelemparan bom molotov di rumah nomor 56 dan 57 tersebut.

"Sedang kita selidiki, orangnya sudah ada, beri waktu untuk menyelidiki. Jumlahnya satu orang," tanda

Sementara itu, Kapolda Jateng, Irjen Pol Didiek S Triwidodo mengatakan pihaknya akan lebih fokus untuk mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat itu. Ia menambahkan belum ada indikasi adanya teroris dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini belum ada (indikasi teror)," tegas Didiek.

Peristiwa pelemparan bom molotov terjadi Rabu (5/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Rumah milik Purnawirawan TNI-Kodam IV Diponegoro, Agus dan mantan Kanit Sabhara Polsek Genuk, Njamad. Akibat peristiwa tersebut tembok rumah Agus dan jemuran milik Njamad sempat terbakar. Bom molotov yang dilempar berupa botol berisi bensin bersumbu.

Agus mengatakan, sebelum kejadian yaitu hari Minggu (2/12) ia sempat dicegat oleh dua pria saat hendak pulang ke rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Bahkan dua pelaku itu sempat membacok bahu Agus.

"Saat saya pulang naik motor, saya ditendang dua pria. Saat saya dekati mereka mengeluarkan senjata tajam dan membacok bahu saya lalu kabur," tandasnya.

Saat ini pihak kepolisian masih terus mencari pelaku dan motif pasti dari aksi tersebut.

(alg/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini