Golput di Bali Diperkirakan 18,6%, Hitung Manual 27 Sept
Selasa, 21 Sep 2004 14:37 WIB
Denpasar - Proses perhitungan suara di Bali akan lebih cepat 4 hari dari jadwal KPU menjadi 27 September. Sedangkan pemilih Golput diperkirakan 18,6 persen."Saya optimis angka pemilih yang tidak menggunakan hak pilih pada Pilpres putaran dua tidak akan jauh beda dari Pilpres putaran pertama, yakni 18,6 persen."Demikian disampaikan Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Gede Wisnumurti di kantornya jalan Cok Agung Tresna Denpasar, Selasa (21/9/2004)."Untuk sementara, pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya sebesar 21,18 persen atau 535.890 orang," jelasnya.Menurut dia, hari ini sekitar 10 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Bali telah mengadakan pleno terhadap hasil perhitungan suara Pilpres. Pihaknya tinggal menunggu sekitar 35 PPK lagi."Sebanyak 11 PPK sampai siang ini masih kesulitan memasukan data TI (teknologi informasi) . Namun saya hari ini perhitungan melalui TI akan selesai 100 persen," ujar Wisnumurti.Dipaparkan dia KPU Kabupaten/Kota se-Bali akan melakukan pleno rekapitulasi perhitungan suara manual pada 23-25 September 2004. Kota Denpasar dan Kabupaten Tabanan pada 23 September. Kabupaten Gianyar pada 25 September. Kabupaten Buleleng, Jembrana, Badung, Karangasem, Klungkung, dan Bangli pada 24-25 September."Untuk menghindari penggelembungan atau manipulasi suara, KPUD Bali menjadikan data di TPS sebagai rujukan jika terjadi perbedaan perolehan suara. Suara di TPS dibuat rangkap 8 untuk menghindari manipulasi, dan dibagikan kepada KPU, Panwas, PPS, PPK, TI, ditempel di TPS, dan 2 saksi," demikian Wisnumurti.
(sss/)











































