Bertemu di Pesantren, Aceng Minta Maaf ke Fany

Bertemu di Pesantren, Aceng Minta Maaf ke Fany

Oris Riswan Budiana - detikNews
Rabu, 05 Des 2012 21:19 WIB
Jakarta - Bupati Garut, Aceng HM Fikri akhirnya meminta maaf ke Fany Octora (18), mantan istri yang dinikahi siri hanya dalam 4 hari. Permintaan maaf tersebut berlangsung dalam pertemuan antara Aceng dan Fany yang didampingi oleh tokoh ulama dan keluarga kedua belah pihak.

Dalam pertemuan tersebut, Aceng mengatakan kasus perceraiaannya dengan Fany cukup membuat terganggu. Dia pun ingin agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara baik-baik.

"Ini tidak ada untungnya. Kalau kita terus menerus persoalkan siapa yang paling benar, maka tidak akan ada penyelesaian. Saya sengaja datang ke sini semata-mata ingin menyampaikan persoalan ini sebaik-baiknya. Kejadian ini juga agar tidak menjadi bulan-bulanan media. Maka dari itu dengan ucapan permohonan maaf, atas nama saya pribadi dan keluarga, khususnya kepada Fany, orang tua dan semua warga Garut, maka dari itu saya mengucapkan permohonan maaf," ujar Aceng saat pertemuan dengan Fany di Pesantren Al Fadilah di Desa Duwung Siru, Limbangan Garut, Jawa Barat, Rabu (5/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aceng mengatakan, manusia tidak bisa lepas dari kesalahan. Dia pun berharap, islah tersebut bisa menyelesaikan persoalan antar keduanya dan tidak berlanjut lagi di kemudian hari. Dia pun ingin di kemudian hari bisa bertegur sapa kembali dengan Fany dan keluarganya.

"Manusia tidak lepas dari khilaf, alpa, dosa dan kesalahan. Kedua, mudah-mudahan islah ini tidak berlanjut jadi persoalan lagi. Tidak jadi pemutus tali silaturrahmi karena islah adalah mengurai benang yang kusut, mencairkan yang beku, menghubungkan tali yang putus, itu adalah islah. Kalau kemarin ada benang kusut, mari kita urai. Ada yang beku, mari kita cairkan. Ada yang putus mari kita sambungkan. Mari anggap semuanya tidak terjadi apa-apa, seperti biasa lagi, saling tegur sapa, sehingga tidak ada distorsi lagi," ucapnya.

(jor/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini