Basis PDIP-Golkar Rontok
SBY Rajai Yogyakarta
Selasa, 21 Sep 2004 13:39 WIB
Yogyakarta - Pasangan capres Susilo Bambang Yudoyono - Jusuf Kalla (SBY - JK) menguasai perolehan suara di lima kabupaten/kota di seluruh wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Bantul yang menjadi basis pendukung Mega - Hasyim pada pemilu legislatif maupun pilpres putaran pertama lalu terpaksa harus mengakui keunggulan pesaingnya SBY-JK.Demikian data sementara dari Pusat Tabulasi Nasional Pemilu KPU, Selasa (21/9/2004) pukul 11.31 WIB yang terpasang di kantor KPU DIY di Jl JantiYogyakarta.Di empat kabupaten dan satu kotamadya provinsi ini, pasangan SBY - JK saat ini memperoleh 977.793 suara atau menguasai sekitar 59,82 persen. Sedangkanpasangan Mega - Hasyim memperoleh 656.638 suara atau 40,17 persen.Rinciannya, di Kabupaten Kulon Progo, Mega - Hasyim memperoleh 92.284 suara. Sedangkan SBY - JK memperoleh 136.259 suara. Di Kabupaten Sleman Mega - Hasyim memperoleh 171.580. Sedangkan SBY - JK meraih 288.305 suara.Di Kabupaten Bantul, pasangan Mega - Hasyim memperoleh 163.696 suara. Sedangkan pasangan SBY - JK menggondol 214.069. Di Kabupaten Gunung Kidul, pasangan Mega - Hasyim memperoleh 155.789 suara. Sedangkan SBY - JK 231.627 suara. Di Kota Yogyakarta, pasangan Mega - Hasyim 73.289 suara dan pasangan SBY - JK panen 107.397 suara.Dengan demikian perkiraan tim sukses Mega - Hasyim setelah adanya Koalisi Kebangsaan yang memrediksi bakal mendulang suara di tiga kabupaten yakni Bantul, Gunung Kidul, Sleman ditambah Kota Yogyakarta ternyata meleset.Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta, Sleman, yang menjadi basis PDIP dan pendukung Mega, tertinggal jauh oleh pasangan SBY - JK. Demikian pula di Kabupaten Gunung Kidul yang menjadi basis pendukung Partai Golkar maupun PDIP juga kalah.
(nrl/)











































