Gedung Surya Dumai Pekanbaru Diancam Bom
Selasa, 21 Sep 2004 13:10 WIB
Pekanbaru - Aksi teror bom mampir lagi di Pekanbaru. Kali ini pengelola gedung perkantoran Surya Dumai di Jl Sudirman menerima telepon gelap yang mengaku akan meledakkan bom.Teror bom via telepon ini diterima pengelola gedung Surya Dumai Selasa (21/9/2004) sekitar pukul 10.30 WIB. Susi (27), operator telepon gedung berlantai 10, menerima telepon dari seorang pria. Penelepon mengatakan, telah meletakan bom di salah satu ruangan gedung yang akan segera meledak.Setelah menerima ancaman, Susi melaporkan kepada keamanan gedung. Selanjutnya keamanan melaporkan kepada polisi. Sembari menunggu kedatangan polisi, seluruh karyawan yang ada di gedung tersebut dievakuasi.Di gedung perkantoran termegah di Pekanbaru itu juga terdapat kantor Perwakilan BPMIGAS Wilayah Sumatera Bagian Utara. Menurut Didik staf Perwakilan BPMIGAS kepada detikcom, pihaknya menerima informasi adanya teror bom dari pihak pengelola gedung.Begitu menerima informasi, 10 orang karyawan BPMIGAS langung meninggalkan gedung tersebut. Namun, kata Didik, tidak ada kepanikan saat meninggalkan gedung. "Begitu ada informasi ancaman bom, kita langsung keluar kantor," kata Didik.Sekitar pukul 11.00 WIB pasukan Tim Jihandak Brimob Polda Riau tiba di lokasi. Setelah dilakukan penyisiran ke seluruh ruang gedung, tidak ditemukan benda-benda yang mencurigkan.Kapoltabes Pekanbaru Kombes Suro Jouhari kepada waratwan di TKP, mengatakan, ancaman bom lewat telepon ini sangat sulit dilancak keberadaannya. "Saat ini banyak pengguna ponsel yang menggunakan kartu pra bayar. Itu kan susah melacaknya," katanya.Kendati tidak terbukti adanya bom di gedung tersebut, namun menurut Didik, staf BPMIGAS tadi, hingga berita ini diturunkan mereka belum berani kembali ke kantor. "Kita masih menunggu kepastian soal keamanan dari pihak pengelola. Kalau sudah aman, ya kita kembali lagi bekerja," kata Didik.
(nrl/)











































