PPP: Tak Ada Pengusaha yang Bonceng Fany Polisikan Aceng

PPP: Tak Ada Pengusaha yang Bonceng Fany Polisikan Aceng

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 05 Des 2012 14:31 WIB
PPP: Tak Ada Pengusaha yang Bonceng Fany Polisikan Aceng
Aceng HM Fikri dan Fany
Jakarta - PPP meyakini tudingan mantan Wakil Bupati Garut Diky Candra bahwa ada pengusaha sukses yang membonceng Fany Octora (18) mempolisikan Bupati Garut Aceng HM Fikri tidak tepat. Dia yakin persoalan nikah kilat Aceng dengan Fany adalah murni persoalan privasi.

"Nggak adalah gitu-gitu. Ini kan urusan privat. Nggak ada hubungannya dengan pemerintahan. Aceng jadi atau tidak bupati, pernikahan itu kan tetap terjadi, karena itu persoalan manusiawi," kata Sekjen PPP M Romahurmuziy.

Hal ini disampaikan Romi, demikian disapa, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (5/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Romi menuturkan selama ini pengusaha tak ada persoalan dengan Aceng. Nyatanya Aceng bisa berdampingan dengan baik dengan Wakil Bupati Garut yang juga Sekretaris DPP PPP Garut Agus Hamdani yang juga pengusaha sukses.

Agus Hamdani yang dilantik menjadi Wakil Bupati Garut menggantikan Diky Candra pada Juni 2012 lalu tercatat di website resmi Pemerintah Kabupaten Garut sebagai Sekretaris Umum Baitul Mal Watamwil (BMT) dan memimpin perusahaan Sinta Group.

Romi juga menegaskan PPP tidak dalam posisi mendorong penggulingan Aceng. Meskipun masyarakat Garut semakin ramai berdemonstrasi menuntut Aceng mundur.

"Prinsipnya bila pun ada sanksi yang harus dikenakan terhadap seorang pejabat atas tindakannya, diproses saja sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku dan sumpah jabatan. PPP tidak dalam posisi mendorong atau menahan proses tersebut, setiap tindakan pejabat publik, tunduk pada hukum yang berlaku dan sumpah jabatan yang diungkapkannya," tegasnya.

Diky Candra mengungkap adanya pengusaha yang membonceng kepedihan yang dirasakan oleh Fany Octora yang dinikahi Aceng hanya selama 4 hari. Fany sampai stres gara-gara dipengaruhi untuk menyerang Aceng hingga melaporkan ke Mabes Polri.

"Ternyata keputusan saya no comment dan menarik diri melahirkan masalah baru, Fany dan keluarga diminta ketemu orang-orang yang mengaku sayang Garut, bertemu pengusaha-pengusaha sukses Garut di Jakarta yang mengaku akan membantu Fany dan keluarga dari tekanan Aceng Fikri," kata Diky dalam laman Facebook yang dikutip detikcom, Rabu (5/12/2012).

Diky menuturkan, para pengusaha tersebut berniat memperluas persoalan, sampai mengajak Fany ke Jakarta untuk melaporkan Aceng ke Mabes Polri.

"Kenyataannya Fany dipengaruhi dan diajak seseorang yang mengaku sayang Garut melapor ke Mabes Polri yang akhirnya memperluas masalah. Fanny nyaris jadi bintang TV karena akan dibawa ke 3 stasiun TV oleh mereka yang mengaku sayang Garut," ungkap Diky.

(van/nrl)



Berita Terkait