Informasi yang dikumpulkan, Abdul Halim alias Muhrad (80) tidak sempat menghindar saat tebing setinggi 15 meter yang digerusnya, tiba-tiba longsor. Ia tertimbun.
"Tanah di tebing itu belum lama dia beli. Dia sengaja menggerus tanah di tebing itu agar sawahnya bertambah luas," kata Sekertaris Desa Batuanten, Sukri kepada wartawan, Rabu (5/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukri menjelaskan, tertimbunnya Muhrad diketahui pertama kali oleh cucunya yang sedang mencuci pakaian di pancuran. Mengetahui kakeknya tertimbun, dia langsung memberitahu warga sekitar.
"Evakuasi korban berjalan sekitar 3 jam. Tadi ada ratusan warga yang membantu mengevakuasi korban, hanya hanya pakai cangkul dan diesel untuk menyemprotkan air," ungkapnya.
(arb/trw)











































