Menguji Nyali di Jembatan Mengenaskan di Jakarta

Menguji Nyali di Jembatan Mengenaskan di Jakarta

- detikNews
Rabu, 05 Des 2012 13:38 WIB
Menguji Nyali di Jembatan Mengenaskan di Jakarta
Jakarta - Kalau Anda berpikir di Jakarta tak ada jembatan yang mengenaskan, coba tengok di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Sebuah jembatan, hampir sepanjang 100 meter dengan lebar 120 cm menghubungkan Jakarta dan Depok.

Jembatan itu terbuat dari bambu, dengan seng di atasnya, dan drum di bawahnya. Saat detikcom, Rabu (5/12/2012) mencoba jembatan itu memang cukup menegangkan. Kaki melangkah, jembatan ikut bergoyang. Berjalan pun mesti perlahan-lahan agar goyangan tak semakin keras.

Jembatan itu dibangun 30 tahun lalu, dan sudah dua kali direnovasi. Biaya renovasi sama sekali tak ada dari kocek pemerintah, murni urunan warga. Dengan Markusin (45) sebagai orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan jembatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agar para pengguna jembatan tak terperosok di bilah bambu, apalagi kalau hujan turun, Markusin menaruh seng di atasnya. "Biar hujan tak licin dan tak ada yang terperosok," jelas Markusin.

Jembatan itu berada sekitar 7 meter dari atas Kali Ciliwung. Jembatan biasa dipakai warga dan pelajar. Dahulu, sebelum ada jembatan, untuk menghubungkan kedua lokasi dengan menggunakan rakit.

Untungnya ada lapisan seng yang menutupi bambu. Sehingga tak ada lubang yang menganga, jadi tak khawatir terperosok ke lubang di bambu.

"Kalau tidak lewat jembatan, mesti memutar lewat depan, lewat Gunadarma. Ongkos naik ojeknya sekitar Rp 20 ribu," tutur Markusin.

Beberapa tahun lalu, motor masih berani melintasi jembatan itu. Tapi kini, cukup orang saja yang melintas. Jembatan itu, walau kondisinya mengenaskan, sejumlah pelajar SD tampak menikmati. Mereka juga berlarian di atas jembatan itu, pulang sekolah.

"Kalau ada bantuan dari pemerintah, kita sih syukur saja," harap Markusin.

(ndr/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads