"Untuk bus armada baru nanti akan dilengkapi dengan Closed Circuit Television (CCTV). Sehingga ada rekamannya," ujar Ketua BLU, M. Akbar, usai mendampingi AusAid melakukan pemaparan terkait perbaikan layanan Trans Jakarta, kepada Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).
Selain memasang CCTV, BLU juga sudah menyiapkan beberapa rencana untuk mencegah pelecehan seksual. Salah satunya adalah menyiapkan petugas tambahan di atas bus, agar dapat mengawasi bus di saat jam-jam padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu terkait kasus, Akbar menyatakan pihaknya belum tahu mengenai perkembangannya. Dia hanya menyebutrkan saat ini pelaku sudah ditangkap dan sudah dimintai keterangan.
"Korban juga sudah bersedia untuk menjadi saksi. Tapi kalau masalah ditangkap atau tidak, saya belum monitor," imbuhnya.
Sebelumnya, Supriyanto (29) diamankan karena melakukan aksi cabul pada perempuan penumpang bus TransJ. Bermodal pulpen perekam, diam-diam dia merekam dalaman rok perempuan yang berdiri di depannya. Aksinya dilakukan di Halte TransJ Harmoni. Sang korban merupakan karyawati di sebuah perusahaan yang berkantor di kawasan Sudirman. Korban yang berusia 28 tahun itu memang biasa naik dari kawasan Harmoni.
Supriyanto, dengan gayanya yang perlente dengan kemeja dan celana jeans memang tidak mencurigakan. Namun ketika diam-diam dia mengeluarkan pulpen dan memasukkan di sela-sela rok penumpang wanita itu, aksinya terendus.
(/)











































