Di Kafe Le Marly, Jalan Citarum, Aceng yang mengenakan kemeja putih dan kopiah,berbicara di depan sejumlah wartawan. Jumpa pers baru dimulai pukul 16.00 WIB dan sekarang masih berlangsung.
Sebelumnya warga di Garut terus berdatangan secara bergelombang ke jalan. Mereka membawa bra dan celana dalam, sebagai sindiran terhadap pernikahan siri Aceng yang hanya bertahan empat hari. Massa menuntut Aceng untuk mundur dari jabatannya.
Sementara DPRD Garut juga didesak massa untuk bergerak untuk melengserkan Aceng dari kursi bupati. DPRD juga membentuk tim investigasi kasus Aceng.
Aceng mendadak membuat banyak orang marah setelah menikahi Fany Oktora (18) dan menceraikannya dalam waktu empat hari setelah pernikahan. Aceng memiliki bayak alasan, antara lain karena Fany memiliki penyakit polio dan tidak perawan. Dalam berbagai pernyataannya, Aceng juga dianggap arogan.
(ern/asy)











































