Bupati Garut Aceng Fikri didesak mundur. Ulahnya yang menikahi Fany Octora (18) secara siri dan menceraikannya 4 hari kemudian lewat SMS dianggap melecehkan perempuan. Apalagi, alasan cerai hanya karena sang perempuan dianggap tidak perawan.
"Sebagai rakyat Garut kami malu, dia santri padahal oknum santri," kata Ketua Penyelamat Masyarakat Garut, Kholis Aksan, di pendopo DPRD Garut, Jl Patriot, Selasa (4/12/2012).
Aceng memang sudah meminta maaf kepada masyarakat Garut dan Fany. Tapi itu dianggap Kholis tidak cukup. Aceng sudah tidak pantas lagi menjadi pejabat publik dengan tindakannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kholil juga menepis aksinya dimodali lawan politik Aceng. Dia menegaskan, tindakan Aceng atas Fany tak pantas dilakukan pejabat publik. Apa pantas pejabat berbuat seperti itu?
"Tidak ada kepentingan lain, kecuali menyelamatkan Garut," tegasnya.
Aceng menikahi Fany secara siri pada Juli 2012, dihadiri oleh tokoh agama setempat. Empat hari kemudian Aceng mengirim SMS kepada Fany yang isinya menceraikan. Aceng telah dipanggil Gubernur Jabar atas perkara yang menjadi isu nasional itu pada Senin (3/2) malam, bahkan Presiden SBY pun memberi perhatian kepada kasus ini.
(ndr/nrl)











































