Hal itu disampaikan Siswono saat mengisi diskusi bertema Praktik Kongkalikong dan Upaya Pemberantasan Korupsi, di perpustakaan MPR RI, komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2012).
"Kita perlu mengakui secara jujur, anggota DPR memang ada yang koruptor. Tidak fair jika kejadian ini digeneralisir pada semua anggota DPR. Nila setitik rusak susu sebelanga," kata Siswono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyimpangan terwujud karena kekuasaan DPR yang begitu besar. Dulu pemerintah yang berkuasa sebelum reformasi, DPR hanya stempel. Namun semenjak reformasi kekuasaan itu seolah bergeser ke DPR," jelasnya.
Salah satu cara untuk mencegah penyimpangan, lanjut Siswono, adalah dengan melakukan penyempurnaan undang-undang.
"Salah satu cara untuk mencegah penyimpangan adalah penyempurnaan UU," lanjutnya.
(van/van)










































