Komisi I DPR mendapat kesempatan langka untuk bertemu dengan Ismail Haniyya di kediamannya yang berada di dekat pantai Laut Mediterania, Kamis (29/11/2012). Tak semua delegasi negara luar bisa bertemu dengan Ismail Haniyya. Pertemuan itu bisa dikatakan sebagai bentuk antusiasme Palestina menyambut kedatangan Komisi I DPR.
Dalam pertemuan itu, Komisi I DPR menegaskan dukungan politik Indonesia untuk Palestina. Ismail Haniyya pun menyambut baik. Dia merasa Indonesia adalah kawan dekat Palestina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arti kunjungan ini paling tidak memiliki tiga pesan. Pertama, pesan yang disampaikan dari kunjungan ini adalah bahwa masalah Palestina bukanlah masalah bagi rakyat Palestina sendiri tapi juga masalah bangsa dunia. Ketika kami terus bertahan di Gaza ini, kami sedang menjaga warisan Islam di dunia. Oleh karenanya, dukungan dari negara berbasis Islam sangat penting," ujar Haniyya dalam bahasa Arab yang diterjemahkan penerjemah dari KBRI Amman.
Menurut Haniyya, kesan kedua dari kunjungan Komisi I DPR adalah penegasan komitmen dukungan Indonesia kepada Palestina. Perdana Menteri dari Hamas itu mengaku selalu memantau aksi-aksi dukungan dari Indonesia untuk Palestina.
"Kehadiran delegasi ke sini menunjukkan kemenangan juga untuk para delegasi. Untuk itu, jika kami diberi selamat atas kemenangan (gencatan senjata), kami juga memberi selamat kepada delegasi yang datang. Saya bersama rakyat Palestina selalu memperhatikan langkah dan demo turun ke jalan-jalan untuk mendukung Palestina. Melalui saluran-saluran televisi, banyak warga Indonesia, anak-anak, ibu-ibu keluar ke jalan untuk mendukung Palestina," katanya.
Kesan terakhir, Haniyya menyebut kunjungan ini merupakan pesan bagi Israel bahwa Indonesia berada dalam barisan yang sama dengan Palestina. Indonesia dan Palestina satu tubuh dan saling bahu membahu menghadapi penjajahan yang ada di dunia.
"Ini juga pesan kepada Zionis bahwa Palestina tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini. Saya ingin menegaskan bahwa kita satu tubuh, sebagai cermin dari firman Allah SWT, bahwa umat ini adalah umat yang satu, dan juga cerminan dari hadits Rasulullah bahwa umat Islam adalah satu bangunan. Kami adalah bagian dari kalian. Palestina kami adalah Palestina kalian," pungkas Haniyya.
(tor/ahy)










































