Ini Motto Imron Anwari, Hakim Agung yang Batalkan Vonis Mati Demi HAM

Ini Motto Imron Anwari, Hakim Agung yang Batalkan Vonis Mati Demi HAM

Andi Saputra - detikNews
Sabtu, 01 Des 2012 10:46 WIB
Ini Motto Imron Anwari, Hakim Agung yang Batalkan Vonis Mati Demi HAM
Hakim Agung Brigjen TNI (Purn) Imron Anwari (dok.ma)
Jakarta - Hakim agung Brigjen TNI (Purn) Dr Imron Anwari, SH SpN MH meraih gelar doktor dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dengan nilai cum laude (dengan pujian). Nama Imron mencuat karena membuat putusan kontroversi dalam skandal pembatalan vonis mati gembong narkoba

Dalam disertasi berjudul 'Kedudukan Hukum Korban Kejahatan Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia melalui putusan Pengadilan Pidana', dia menulis sebuah motto hidup.

"Kesempatan tidak datang setiap saat, oleh karena itu pergunakanlah kesempatan itu dengan sebaik baiknya," demikian tulis Imron seperti didapatkan detikcom, Sabtu (1/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, usai sidang Ketua Muda MA Peradilan Militer ini memilih buru-buru meninggalkan kampus Unpad dengan dikawal 5 orang dan menghindari wartawan. Sehingga tidak diketahui apa maksud motto hidup tersebut.

Dalam sidang tersebut, dia juga tidak berbicara banyak di luar materi disertasi. Imron tampak sumringah dengan hasil diraih. Ia pun diberi kesempatan mengutarakan kesan di hadapan forum dan tamu yang hadir di ruang sidang. Ucapan terima kasih Imron sampaikan kepada sejumlah pihak.

"Terima kasih kepada Ketua MA Hatta Ali yang tadi hadir di tempat ini, namun tadi izin karena ada keperluan tugas," ucap Imron melalui pengeras suara.

Dengan menyandang gelar Doktor, Unpad diharapkan membawa keberhasilan lain di masa mendatang. Ketua Sidang Mahfud Arifin mengingatkan agar Imron menjaga nama gelar doktor yang diraihnya.

"Gelar doktor itu tak semata hanya dua huruf di depan nama. Tapi diharapkan bisa bertanggung jawab mengembangkan dan menyumbangkan ilmu bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai bukti, kami serahkan sertifikat promosi doktor ini atas nama Imron Anwari," katanya.

(asp/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini