SBY Pertimbangkan Akomodasi Kubu Mega di Kabinetnya
Senin, 20 Sep 2004 22:38 WIB
Jakarta - Berdasarkan hasil quick count, SBY bisa dipastikan terpilih sebagai presiden 2004-2009. Soal kabinet, bagi SBY, itu nanti dulu. Namun, dia mempertimbangkan untuk mengakomodasi kubu Mega di kabinetnya. "Soal kabinet, itu masalah nantilah. Kita fokuskan dulu pada hasil penghitungan suara yang nanti beberapa hari lagi akan nampak hasilnya," kata SBY kepada wartawan di kediamannya, Puri Cikeas Indah, Cibubur, Kabupaten Bogor, Senin (20/9/2004) malam. Ketika ditanya apakah pihaknya akan mengakomodir kubu Mega, SBY membenarkannya. "Ya nanti satu dua mungkin ada. Tapi, saya belum tahu soal itu. Yang jelas, pertimbangannya adalah kapabilitas pada bidangnya dan loyalitas," kata dia singkat. Sebelumnya, dalam pidatonya, SBY sempat menyampaikan keinginan untuk melakukan rekonsiliasi di masa-masa mendatang. Apakah upaya mengakomodir kubu Mega di kabinet ini merupakan sebagai upaya rekonsiliasi itu atau tidak, belum begitu jelas hubungan. Sebuah kabar beredar, sejumlah nama kubu Mega yang akan tetap dijadikan anggota kabinet SBY, antara lain, Malik Fajar, Hassan Wirajuda, dan Kwik Kian Gie. Namun, nama-nama ini belum terkonfirmasi kebenarannya. Tamu-tamu SBY Sementara itu, ratusan orang masih memadati rumah SBY sampai malam ini. Mereka ingin menemui SBY untuk mengucapkan selamat. Sistem antre harus diterapkan, karena banyaknya tamu. Di antara tamu itu, tampak juga sejumlah tokoh. Antara lain, tampak Rizal Ramli, KH Ma'ruf Amin, Andi Mallarangen, Lin Che Wei, Ulil Absar Abdalla, dan Tutti Alawiyah.
(asy/)










































