Pengamat LIPI: Sekjen dan Komisioner Harus Diganti Supaya KPU Sehat

Pengamat LIPI: Sekjen dan Komisioner Harus Diganti Supaya KPU Sehat

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 30 Nov 2012 17:20 WIB
Pengamat LIPI: Sekjen dan Komisioner Harus Diganti Supaya KPU Sehat
Ilustrasi KPU (Suci/ detikcom)
Jakarta - Banyaknya permasalahan yang menyangkut KPU saat ini memang sedikit banyak dapat mempengaruhi jalannya tahapan menuju pemilu 2014. Pengamat LIPI, Siti Zuhroh menganjurkan sebaiknya pemerintah melakukan penggantian anggota dan kesekjenan KPU agar tercipta budaya baru.

"Harus ada bedol KPU, komisionernya yang baru dan Kesekjenan yang baru, itu baru bagus. Sehingga nanti tercipta budaya baru," kata Siti, saat mengisi diskusi bertema Implikasi Putusan DKPP dan Proses Verifikasi KPU, di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2012).

Saat ditanya apakah proses perekrutan malah akan menggangu jalannya tahapan pemilu, Siti menganggap hal itu tidak akan terjadi. "Perekrutan kan bisa saja hanya tiga bulan. Tahapan pemilu tetap berjalan," ujar Siti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siti mengatakan tantangan demokrasi saat ini semakin berat. Kerja KPU dipantau begitu ketat, oleh karena itu dibutuhkan anggota dan staf kesekjenan yang profesional dan siap untuk menghadapi itu.

Menurut Siti, konflik KPU dengan Bawaslu juga sebaiknya segera diselesaikan. Ini tidak baik untuk penyelenggaraan pemilu ke depan. Harusnya tidak ada lembaga yang satu merasa superior dibanding yang lain.

"Kita tidak mau lagi menyaksikan mereka (KPU-Bawaslu) berkonflik. Jadi harusnya tidak ada yang merasa superior dibanding yg lain. Jadi segera hentikan konflik," lanjut Siti.

(gah/gah)


Berita Terkait