Kakak Aini: Saya Dipaksa Ibu Tiri Ikat Adik

Kakak Aini: Saya Dipaksa Ibu Tiri Ikat Adik

Pandu Triyuda - detikNews
Jumat, 30 Nov 2012 16:14 WIB
Kakak Aini: Saya Dipaksa Ibu Tiri Ikat Adik
Jakarta - Sambil dipangku sang kakek, Tiara Amanda (8) menceritakan penderitaan adiknya, Aini Junistisia (4), yang diduga tewas karena disiksa ibu tiri, Nurlena (26). Ia bilang adik tersayangnya kerap disiksa.

"Saya dipaksa suruh ngiketin adik," kata Tiara di kediaman kakeknya, Tobiin, di RT 10 RW 2 nomor 10 A, Jalan Gandaria I, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2012).

Tiara yang mengenakan baju terusan warna biru dan putih itu menceritakan Aini disiksa saat hendak tidur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan ceritanya mau tidur terus dipaksa sama Mama. Saya nggak tega. Langsung adik dibanting, matanya dicolok pakai kayu," kata Tiara sambil memegang dan melihat-lihat handphone.

Menurut dia, adiknya sering disiksa Nurlena. "Udah sering (disiksa)," ujar dia.

Namun, Tiara mengaku belum pernah dimarahi Nurlena. "Belum. Mama marah sama adik saja. Paling bapak pernah marah, ayo kalau bandel nanti dipukul," kata dia.

Tiara mengaku kini tidak bersekolah lagi dan kini tinggal bersama kakek dan ibu kandungnya, Eka Agus Dina.

"Saya tahunya sempat sekolah di Pondok Pinang setahun PAUD. Dibawa ke Parung, sempat sekolah SD cuma beberapa bulan saja. Begitu kenal itu perempuan (Nurlena) nggak pernah sekolah," imbuh sang kakek Tobiin.

Aparat kepolisian sebelumnya mengatakan Aini tewas dengan luka di sekujur tubuhnya.

"Pelaku membenturkan Aini ke tembok, lalu mencolok mata balita itu dengan tangannya. Balita ini juga dipukul dengan pipa dan talenan. Korban juga dibanding ke ubin dengan kondisi tangan terikat," kata Kasubag Humas Polres Jaksel, Kompol Aswin, dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2012).

(aan/nwk)


Berita Terkait