Hamzah Haz: Mega Salah Strategi
Senin, 20 Sep 2004 18:56 WIB
Jakarta - Ketua Umum PPP Hamzah Haz mengatakan, kekalahan Megawati berdasarkan hasil perhitungan sementara, diakibatkan karena salah menerapkan strategi. Mega dan tim suksesnya dinilai tidak mampu memanfaatkan besarnya potensi yang dimiliki koalisi kebangsaan.Menurut Hamzah, jika PDIP sebagai tuan rumah secara responsif menggunakan momentum koalisi tujuh partai (termasuk PPP) tersebut, Mega akan mudah memenangkan pilpres. Yakni dengan mengambil inisiatif menjadi motor penggerak baik di tingkat elit maupun di tingkat bawah.Hal tersebut disampaikan Hamzah Haz dalam perbincangan dengan detikcom di kediamannya, Jl. Tegalan, Matraman, Jakarta Timur, Senin (20/9/2004) sore ini."Koalisi kebangsaan kan terdiri dari tujuh partai. Jika di setiap TPS Mega menargetkan 150 sampai 200 pemilih, kan tinggal dibagi tujuh partai. Dengan demikian setiap partai cukup mencari 20 orang pemlih. Tapi itu tidak dilakukan," kata Hamzah.Hamzah yang juga wakil presiden mengatakan, dirinya dalam pertemuan dengan Mega siang tadi, kembali mengulas seputar usulan-usulannya yang pernah disampaikan kepada Mega itu."Seharusnya PDIP di tingkat anak cabang menjadi motor koordinator dan tampil sebagai tuan rumah untuk menggerakkan koalisi ini. Padahal saya kemukakan ini karena jumlah koalisi kita banyak dan dari partai-partai besar, sehingga seharusnya gampang," lanjut dia.Meski Hamzah tidak mengatakan dirinya pesimis terhadap hasil yang dicapai ini, kepasrahan terlihat juga di raut wajahnya. Ia hanya menyayangkan, tidak dimanfaatkannya koalisi sebesar ini. "Tapi ternyata mesin politik tidak jalan," demikian Hamzah Haz.
(fab/)











































