"Pegang teguh etika poltik dan norma batas kepatutan. Tetap mengutamakan tugas dan tanggung jawab saudara dan kita sebagai pejabat pemerintah," wanti Presiden SBY dalam pengarahannya kepada para gubernur, pangdal dan kapolda se-Indonesia.
Di dalam acara di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (30/11/2012), Presiden SBY mengingatkan kembali bahwa jajaran pemerintah juga bertanggungjawab membantu KPU untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014. Batasan wewenang, tugas dan kewajiban pemerintah baik di pusat dan daerah, telah dijabarkan di dalam UU Pemilu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arahan untuk tidak berpihak kepada kontestan tertentu juga disampaikannya kepada jajaran Polri dan TNI. Tugas aparat keamanan dalam persiapan dan pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2014 sudah sangat jelas.
"Itu yang mesti kita lakukan untuk memastikan pemilu harapan kita lebih baik dibanding sebelumnya. Semua abdi negara, TNI dan Polri harus benar-benar netral dan mendidik. Tidak berpihak dan melakuan sesuatu yang keluar dari aturan UU dan etika," lanjutnya.
(ega/lh)










































