Dubes Bahanadewa Serahkan Surat-surat Kepercayaan

Laporan dari Athena

Dubes Bahanadewa Serahkan Surat-surat Kepercayaan

- detikNews
Jumat, 30 Nov 2012 14:17 WIB
Dubes Bahanadewa Serahkan Surat-surat Kepercayaan
dok. kbri athena
Athena - Duta Besar RI Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Yunani Benny Bahanadewa menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Yunani Karolos Papoulias di Istana Kepresidenan (Proedriko Megaro), Athena, Kamis (29/11/2012) waktu setempat.

Dalam pembicaraan setelah upacara penyerahan surat-surat kepercayaan, Presiden Papoulias mengungkapkan penghargaannya atas peran besar Indonesia dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Oleh sebab itu, Yunani ingin meningkatkan kerjasama dalam dialog antar-agama, mengingat Indonesia dipandang sebagai negara yang cukup berpengaruh di kalangan negara-negara Islam di dunia, demikian Sekretaris I KBRI Athena Jani Mediawati Sasanti dalam keterangan pers kepada detikcom seusai upacara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Papoulias menyampaikan salam hormat kepada Presiden dan rakyat Indonesia, serta mengutarakan keinginannya untuk dapat berkunjung ke Indonesia pada tahun 2013, sekiranya perekonomian Yunani pada tahun tersebut sudah membaik.

Dalam tanggapannya, Dubes mengucapkan terimakasih atas sambutan yang telah diberikan oleh pemerintah Yunani dan juga menyampaikan salam hangat dari Presiden dan rakyat Indonesia kepada Presiden dan rakyat Yunani.

Dubes menyampaikan bahwa Indonesia dan Yunani telah memilliki jalinan hubungan bilateral harmonis dan harapan untuk dapat mengembangkan upaya-upaya baru guna meningkatkan kerjasama antara kedua negara di berbagai bidang.

Lanjut Dubes, kerjasama kedua negara di bidang politik dalam tataran multilateral telah berjalan dengan baik dengan adanya saling dukung pencalonan kedua negara.

Dubes juga menilai penting peningkatan kerjasama di bidang ekonomi khususnya perdagangan dan pariwisata.

Selain di bidang ekonomi, Dubes RI juga menambahkan bahwa pemerintah Indonesia senantiasa berupaya memajukan kerjasama di bidang pendidikan dan budaya. Pada 2012, pemerintah Indonesia telah memberikan 7 beasiswa Darmasiswa kepada pemuda/pemudi Yunani.

Atas informasi tersebut, Presiden Papoulias menghargai upaya yang telah dilakukan oleh Indonesia, terutama di bidang ekonomi. Papoulias juga memuji Indonesia yang mempunyai tingkat perekonomian tinggi dan terus berkembang.

Papoulias menyatakan rasa senangnya bahwa hubungan perdagangan Indonesia dan Yunani juga terus berjalan dan meningkat, walaupun kedua negara mempunyai jarak berjauhan.

Di akhir pembicaraan, Presiden Yunani sekali lagi mengharapkan agar kunjungannya ke Indonesia tahun depan dapat menjadi kenyataan.

Sebelumnya, upacara penyerahan surat-surat kepercayaan dimulai dengan penjemputan Duta Besar RI di Wisma Duta dengan kendaraan dan pengawalan khusus protokol Istana Yunani.

Memasuki halaman istana, Duta Besar Benny Bahanadewa diterima oleh Kepala Protokol Negara dan menerima penghormatan dari pasukan khusus Istana Evzone, dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Yunani, "Ymnos Eis Tin Eleftherian" (Himne untuk Kebebasan).

Duta Besar Benny Bahandewa kemudian memasuki ruang upacara dan diterima oleh Presiden Yunani Karolos Papoulias untuk melakukan penyerahan Surat-Surat Kepercayaan.

Presiden Papoulias didampingi oleh Menlu Dimitris L. Avramopoulos, Sekretaris Jenderal Kantor Kepresidenan, dan pejabat dari kantor Presiden lainnya yaitu Direktur Diplomatik dan Kepala Militer istana. Sementara Dubes RI didampingi oleh Pelaksana Fungsi Politik, Fungsi Pensosbud dan Fungsi Protokol KBRI Athena.

Seusai upacara penyerahan Surat-surat Kepercayaan dan ramah-tamah, prosesi diakhiri dengan pengambilan foto bersama. Di depan pintu utama Istana Kepresidenan dikumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan pengawalan dari pasukan Istana Evzone.

Sebagai bagian dari penyerahan Surat-surat Kepercayaan, Duta Besar Benny Bahanadewa pada sore hari mengadakan resepsi di Wisma Duta dengan mengundang Duta Besar perwakilan negara-negara lain dan mitra dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Yunani terkait. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads