"4 Kali jatuh, dua kali di tempat usaha saya, dan saya tahu ada saksi juga," kata Nahnu Adi Saputra, ayahanda Aini, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (30/11/2012).
Saat jatuh di tempat usahanya, Aini mengalami luka lebam dengan dagu yang bengkak serta kepala lecet. Setelah itu, Aini juga sempat terjatuh dua kali di rumah mereka.
"Jadi dalam sebulan, jatuh empat kali. Jatuh yang terakhir itu sampai koma dan dibawa ke rumah sakit," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nurlena sayang sekali sama Aini. Saya nggak percaya dia mukulin anak saya. Dia juga yang nungguin Aini di rumah sakit, sebelum ibu kandungnya datang dan melapor ke polisi," jelasnya.
Nahnu yang memiliki usaha warnet di Ciputat ini mengaku sedih karena kehilangan bungsunya. Namun dia juga lebih sedih karena istrinya dituduh menyiksa sang anak atas laporan ibu kandung.
Sebelumnya, penganiayaan terhadap Aini terungkap berkat laporan ibu kandung bocah itu, Eka Agus Diana. Saat itu Eka menjenguk Aini di RS Fatmawati dan melihat luka-luka di tubuh Aini merasa curiga dan melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Jakarta Selatan.
Nurlena kini masih ditahan polisi. Statusnya sudah menjadi tersangka. Nurlena saat ditanya wartawan sudah mengaku memukul Aini karena anak tirinya tak mau makan dan nakal.
(mad/asy)










































