900 Surat Suara Rusak Terendam Banjir di Hamparan Perak Sumut
Senin, 20 Sep 2004 13:17 WIB
Medan - Sebanyak 900 lembar surat suara terendam air sehingga rusak pada beberapa TPS di kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang Sumut.Meski demikian, pelaksanaan Pilpres putaran dua di kecamatan itu berlangsung dengan baik. Sebab surat suara cadangan telah tersedia di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setempat."Surat suara itu terendam karena banjir. Jadi 900 surat suara itu kita katakan rusak. Petugas TPS memang berusaha menyelamatkannya dengan disetrika, tapi lebih banyak yang rusak. Jadi memang sudah ada surat suara cadangan untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini."Demikian kata Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution saat ditemui detikcom di kantornya jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Senin (20/9/2004).Menurut dia, tidak ada masalah yang dilaporkan lagi selain masalah banjir yang dialami 10 TPS di Kecamatan Hamparan Perak. Kemudian 10 TPS di 3 kecamatan, yakni 4 TPS di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Meralan, 4 TPS Kelurahan Sukaraja Kecamatan Medan Maimun, dan 2 TPS di Kelurahan Pulauberayan Kecamatan Medan Timur."Pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Nias Selatan yang pada Pilpres lalu tertunda beberapa hari pada 16 desa di 2 kecamatan yang tertunda karena pengiriman logistik terganggu cuaca, pada Pilpres ini dilaporkan telah berlangsung dengan baik. Jadi tidak ada masalah sejauh ini," kata Irham.Soal pengadaan logistik, lanjut dia, pihaknya sudah mengirimkan kekurangan surat suara cadangan kepada 8 daerah. Selain itu juga sudah mengirimkan surat suara cadangan untuk Kabupaten Humbang Hasundutan di kecamatan Lintong Nihuta."Di sana ada 1 TPS yang kehilangan seluruh surat suaranya sejumlah 289 pada dua hari yang lalu. Jadi sudah dilaporkan ke polisi. Kemudian Humbang melapor KPU setempat, lalu dilaporkan ke KPU Sumut, dan surat suara pengganti sudah dikirim," demikian Irham.
(sss/)











































