Trauma Diintimidasi Pria Bertato, Saksi SBY Tidak ke TPS

Trauma Diintimidasi Pria Bertato, Saksi SBY Tidak ke TPS

- detikNews
Senin, 20 Sep 2004 12:25 WIB
Bali - Saksi SBY-JK tidak mendatangi 9 TPS di Kabupaten Tabanan Bali. Mereka mengaku trauma setelah diintimidasi pria bertubuh kekar dan bertato.TPS-nya adalah TPS 11, 12, dan 13 Desa Bugbug Kecamatan Penebel Tabanan. Kemudian TPS 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 Banjar Jambe Kelod Desa Dauh Peken Tabanan. Masing-masing TPS ditempatkan satu orang saksi SBY-JK."Beberapa saksi tidak hadir karena trauma setelah mendapat intimidasi beberapa hari sebelum hari H berlangsung. Ada juga saksi-saksi kita yang dihalang-halangi kehadirannya di TPS."Demikian diungkapkan Ketua Tim Advokat SBY-Kalla Bali Gede Pasek Suardika dalam perbincangan dengan detikcom melalui ponsel di Bali, Senin (20/9/2004)."Saksi di TPS 11, 12, 13 itu semuanya perempuan. Mereka sebelumnya sudah mendaftarkan diri sebagai saksi kepada petugas secara kolektif. Namun beberapa hari kemudian, surat pendaftaran dikembalikan petugas dan diminta untuk mendaftar satu per satu," tuturnya.Ketika hendak mendaftar satu per satu, lanjutnya, para saksi melihat banyak pria kekar bertato di rumah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). "Kita tidak menerima saksi SBY," kata para preman kekar bertato."Karena takut, mereka tidak jadi daftar. Walhasil, hari ini mereka tidak bisa menjadi saksi. Tren ini ada di Tabanan. Jika ada unsur-unsur seperti itu, kemungkinan kita tidak akan menerima hasil Pilpres di TPS tersebut," keluh Pasek.Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Gede Wisnumurti semalam telah menginstruksikan KPUD Tabanan untuk mengantar para saksi SBY tersebut ke TPS. "Apakah ditindaklanjuti atau tidak, itu terserah mereka," katanya saat itu. (sss/)


Berita Terkait