Banyak Pemilih Baru, TPS RS MMC Kekurangan Surat Suara
Senin, 20 Sep 2004 11:51 WIB
Jakarta - Pemboman di depan Kedubes Australia, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, ternyata berdampak pada pemilu presiden putaran kedua. Plaza 89 yang biasanya menyediakan TPS, kali ini tidak. Para karyawannya pun mencoblos di TPS Khusus Rumah Sakit MMC.Akibat menerima limpahan pemilih dari gedung perkantoran lain ini TPS Khusus RS MMC kekurangan surat suara. Surat suara yang tersedia hanya 300 buah, sedang yang calon pemilih yang hendak menggunakan hak suaranya lebih dari itu.Pemilih terdaftar di TPS Khusus RS MMC yang terletak di basement ini berjumlah 242 orang. Ini terdiri dari 108 karyawan RS MMC, 118 karyawan Plaza 89, dan 24 lainnya adalah karyawan Pricewaterhouse Coopers (PwC) yang berkantor di Plasa Kuningan serta karyawan Kedubes Malaysia.Karena terbatasnya jumlah surat suara yang tersedia maka banyak calon pemilih yang gagal menggunakan hak suaranya. Hingga pelaksanaan pemungutan suara berakhir karena surat suara habis pada pukul 11.20 WIB masih banyak calon pemilih yang belum mencoblos.Menurut pemantauan detikcom, ada karyawan RS MMC dan tukang becak yang biasa mangkal di depan RS MMC yang meninggalkan TPS tanpa bisa menggunakan hak pilihnya. Juga ada perawat yang tidak bisa menggunakan hak pilih.Selain menyediakan TPS untuk para karyawan RS MMC atau karyawan perkantoran di skeitarnya yang menggunakan hak suaranya, juga ada petugas yang berkeliling mendatangi kamar pasien dan keluarganya.Pasien dan keluarganya yang mencoblos ada 65 orang. Termasuk di dalamnya adalah tiga korban pemboman di depan Kedubes Australia yang masih dirawat di RS MMC, yakni Randy, Sujarwo, dan Syamsi.
(gtp/)











































