Bila Mega Kalah, Golkar Tolak Bergabung Kabinet SBY

Bila Mega Kalah, Golkar Tolak Bergabung Kabinet SBY

- detikNews
Senin, 20 Sep 2004 11:44 WIB
Jakarta - Kedua kubu capres saat ini masih harap-harap cemas. Golkar yang tergabung dengan kubu Mega memastikan jika jagonya kalah tidak akan mau duduk di kabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Kami akan memposisikan diri di DPR. Kalau SBY menang dan mengajak kami bergabung dalam kabinetnya kami tidak mau," kata Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung usai mencoblos di komplek perumahan Widya Candra, Jakarta, Senin (20/9/2004). Koalisi Kebangsaan telah sepakat akan menjadi oposisi jika Mega kalah. "Apapun istilahnya mungkin terminologi oposisi belum populer. Tapi kami memposisikan diri sebagai kekuatan penyeimbang di DPR," kata Akbar. Akbar yakin, meski jago mereka kalah, Koalisi Kebangsaan tidak akan tamat. Pimpinan parpol yang tergabung dalam koalisi ini telah sepakat membangun kerjasama jangka panjang setidaknya dalam 5 tahun. Jika Mega menang, koalisi akan menggunakan sinergi itu untuk mendukung penuh pemerintahan agar stabil. Tapi jika kalah, koalisi akan membangun sinergi untuk melaksanakan tugasnya sebagai DPR yang mengkritisi pemerintahan. (iy/)


Berita Terkait