SMS Bom, Kapolri Minta Warga Tenang dan Tak Perlu Takut

SMS Bom, Kapolri Minta Warga Tenang dan Tak Perlu Takut

- detikNews
Senin, 20 Sep 2004 11:17 WIB
Jakarta - Kapolri mengimbau masyarakat tetap tenang terkait beredar isu melalui SMS maupun telepon yang mengatakan akan terjadi teror bom berikutnya pada Pilpres putaran dua.Dia meminta masyarakat tidak perlu takut dan khawatir secara berlebihan. Walaupun kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Hal ini terkait beredar isu ada 3 mobil berisi bom yang memasuki wilayah Jakarta dengan nopol D 183 KH, D 1631 TH, dan D 4187 TH."Memang selalu saja setelah terjadi bom, diikuti berbagai ancaman dan teror, baik melalui SMS, telepon, dan menjadi rumor. Kami telah berusaha menempatkan petugas di berbagai tempat yang kemungkinan menjadi sasaran. Tapi sebagian besar info dari rumor tersebut tidak benar."Demikian tegas Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar sebelum kunjungan kerja pejabat negara ke Lampung, Sumbar, dan Bangka Belitung di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Senin (20/9/2004)."Bila dilihat dari perkembangan dan pengejaran para tersangka bom Kedubes sebelumnya, tidak ada fakta ataupun petunjuk yang mendukung adanya 3 mobil berisi bom yang akan memasuki Jakarta. Bila mereka dari kelompok yang sama, menurut analisis polisi, tidak ada fakta-fakta itu," jelasnya.Sumber detikcom menyebutkan, mobil nopol D 183 KH tidak terdaftar. Mobil nopol D 1631 TH adalah mobil Izuzu Panther keluaran tahun 1990-an milik seorang pengusaha di daerah Cimahi Utara. "Tapi tidak benar dia memiliki bom yang siap diledakkan," tegas sang sumber. Sedangkan mobil nopol D 4187 TH belum diketemukan pemiliknya.Da'i melanjutkan, anggotanya tetap melakukan pengejaran di berbagai tempat untuk menangkap para pelaku pengeboman Kedubes, termasuk dua tokoh utama Dr Azahari dan Noordin Moh Top. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads