"Dengan keberangkatan KRL yang terbatas maka penjualan tiket dibatasi sesuai dengan kapasitas KA yang tersedia. Tiap satu orang hanya dapat membeli 1 tiket," ujar Corporate Communication PT KCJ Gini Aristi Hardono dalam siaran pers, Kamis (29/11/2012).
Gini mengatakan saat ini hanya tersedia 12 perjalanan pagi hari dan 12 perjalanan sore hari. Sementara baru satu jalur rel yang dapat dioperasikan sehingga KRL melintas bergantian dengan kecepatan maksimum 5 Km/Jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek tidak menyediakan moda transportasi gratis untuk mengangkut calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket. Jadwal dan jumlah perjalanan KRL masih dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu sesuai dengan evaluasi yang terus dilakukan.
"PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya bagi seluruh pengguna jasa KRL karena kenyamanan perjalanan terganggu akibat perbaikan rel yang terkena dampak peristiwa alam longsor pada Rabu, 21 November 2012," ungkapnya.
Berikut adalah jumlah tiket yang akan dijual:
Stasiun Bogor:
Commuter Line : 9000 tiket
Ekonomi : 3400 tiket
Stasiun Cilebut:
Commuter Line : 4000 tiket
Ekonomi : 1400 tiket
(ega/nwk)










































