Sebagai pendatang baru, Partai NasDem memiliki popularitas paling tinggi diantara partai baru lainnya. Bahkan Nasdem, diprediksi akan berada di papan tengah pada pemilu 2014 mendatang. Setidaknya demikian hasil survei dari Pusat Kajian Kebijakan & Pembangunan Strategis (Puskaptis)
Survei Puskaptis ini dilakukan pada 29 Oktober-7 November 2012. Jumlah responden yang dilibatkan sebanyak 1.800 responden, yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dari 33 provinsi. Survei itu menggunakan metodologi multistage random sampling dengan margin of error 1,8-2,8 persen.
"NasDem diuntungkan publikasi, di saat partai lain tidak melakukan sosialiasi dengan gencar. Kepiawaian ini yang menghipnotis masyarakat," ujar ujar Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid, dalam konferensi pers di Restoran Mamacita, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia itu dianggap orator, bahkan ada yg mengatakan bahwa dia bisa menjadi potokopian Bung Karno. Dia layak hukum dan layak pasar," terang Husin.
Meskipun diprediksi akan memperoleh suara yang lumayan, namun NasDem diperingatkan untuk berhati-hati. Hal ini dikarenakan apabila NasDem terus melakukan pencitraan tanpa diikuti aksi nyata, popularitasnya bisa saja menurun.
"Ini rapuh. Memperkuat sosialisasi dan pencitraan tanpa diikuti program dan elit partai yang baik, akan membuat masyarakat berpindah," terang Husin.
Husin menambahkan dalam pileg 2014 nanti, ada 10 partai yang akan bisa masuk ke parlemen. Sembilan diantaranya adalah partai yang selama ini sudah ada di dalam parlemen ditambah pendatang baru yaitu Partai NasDem.
"Dari partai-partai baru yang lolos verifikasi, hanya Partai NasDem yang mungkin bisa duduk di Senayan," imbuhnya.
Selain itu, posisi Golkar meraih yang tertinggi disusul Demokrat dan PDIP. Nah yang cukup mengejutkan, Gerindra yang menyalip keempat besar mengalahkan PAN dan PKS.
Berikut urutan lengkap hasil survei pilpres 2014.
1. Golkar 15,98 persen.
2. Demokrat 13,84 persen.
3. PDIP 13,19 persen.
4. Gerindra 7,54 persen.
5. PAN 6,69 persen.
6. PKS 5,91 persen.
7. PPP 3,57 persen.
8. PKB 3,05 persen.
9. Nasdem 4,42 persen.
10. Hanura 2,60 persen.
(riz/ndr)










































