Komisi X Siap Bahas RUU Dikdok Bersama Komisi IX

ADVERTISEMENT

Komisi X Siap Bahas RUU Dikdok Bersama Komisi IX

- detikNews
Kamis, 29 Nov 2012 15:30 WIB
Jakarta - Komisi X punya kepedulian atas RUU Dikdok ini agar para dokter bisa ditempatkan di kawasan perbatasan atau daerah terpencil. Komisi X siap membahas Rancangan Undang-undang Pendidikan Kedokteran (RUU Dikdok) bersama Komisi IX.

"Tidak ada salahnya dibahas Komisi X dan Komisi IX, agar bisa segera disahkan," kata Ketua Panja RUU Dikdok Komisi X Syamsul Bachri kepada jurnalparlemen.com, Rabu (28/11).

Menurut Wakil Ketua Komisi X ini, yang dibahas dalam RUU Dikdok hanya proses pendidikan menjadi dokter, seperti rekrutmen mahasiswa kedokteran, proses belajar hingga ujian menjadi dokter. "Nah, setelah jadi dokter baru menjadi mitra Komisi IX karena dokter di bawah Kementerian Kesehatan," jelasnya.

Syamsul juga meminta agar kewenangan yang membahas RUU ini tidak perlu dipermasalahkan. "Kita (DPR) kan satu institusi," katanya.

Namun bila nanti akan dibahas bersama Komisi X dan Komisi IX, kata Syamsul, maka Komisi X tetap yang 'memimpin'.

Komisi X, kata politisi Golkar ini, punya kepedulian atas RUU Dikdok ini, agar para dokter bisa ditempatkan di kawasan perbatasan atau daerah terpencil. "Jadi bagaimana menghasilkan dokter yang kompeten yang melayani masyarakat dengan baik," ujar Syamsul.

Sayangnya, nasib RUU Dikdok yang batal disahkan pada Masa Persidangan III 2011-2012 lalu itu kini belum jelas. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum menyerahkan revisi yang mereka minta.

Senin (26/11), Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning minta agar RUU Dikdok dibahas melalui Pansus. Sebab produk yang dihasilkan dalam RUU ini adalah dokter. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi pun meminta agar Ketua Komisi X dan Ketua Komisi IX bisa duduk bersama membahasnya.

Tapi, menurut anggota Komisi X dari F-PKS Raihan Iskandar, pembahasan RUU Dikdok oleh Komisi X sudah sesuai prosedur. Di Baleg dan Bamus sudah diputuskan Komisi X yang membahasnya. "Presiden juga sudah memutuskan Mendikbud wakil pemerintah. Sementara waktu ditanya ke Komisi IX, mereka diam saja," kata Raihan. (nwk/nwk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT