Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinator Keamanan Laut (Bakorkamla) Laksamana Madya Bambang Suwarto menyebutkan penyelundupan BBM marak di wilayah perbatasan Indonesia dan negara-negara tetangga.
"Saat ini marak penyelundupan BBM dari luar melalui jalur laut, dijual ke Indonesia lebih murah dari agen Pertamina. Kalau dari Singapura cuma Rp 8 ribu per liter, sementara dari Depo Pertamina harganya Rp 10 ribu," ujar Bambang dalam pidato pembukaan Rakor Terbatas Satgas III Bakorkamla RI di Hotel Sahid, Makassar, Kamis (29/11/2012).
Untuk mencegah aksi penyelundupan tersebut, Bakorkamla yang terdiri 12 stakeholder seperti TNI Angkatan Laut, Polri, bea cukai dan Departemen Perhubungan ini diharapkan mampu bersinergi satu sama lainnya dalam melaksanakan operasi rutin di laut, baik melalui operasi mandiri atau operasi yang dikoordinatori Bakorkamla.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah siap mengantisipasi kasus peredaran narkoba yang dikirim melalui jalur laut. Aparat terkait seperti bea cukai, Departemen Perhubungan dan pihak kepolisian dengan menggunakan kapal patroli mereka masing-masing melakukan pengawasan dari aktivitas pengedar narkoba lintas negara, termasuk mengawasi masuknya imigran-imigran gelap yang transit di Indonesia sebelum ke negara tujuannya di Australia," pungkas mantan Panglima Komando Armatim RI ini.
(mna/trw)











































