TNP Pilpres II Resmi Dibuka
Minggu, 19 Sep 2004 17:34 WIB
Jakarta - KPU tetap menyelenggarakan tabulasi nasional pemilu (TNP) dalam pemilihan presiden tahap kedua. Dengan cara ini, masyarakat akan bisa mengetahui perkembangan perolehan suara dari masing-masing capres. TNP resmi dibuka oleh Ketua KPU Nazaruddin Syamsuddin di Ruang Flores, Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (19/9/2004) sore. "Penyelenggaraan TNP demi memenuhi keingintahuan rakyat akan pergerakan suara yang mereka berikan di TPS besok pagi," kata Nazaruddin. Meski pada penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilihan presiden putaran pertama, TNP banyak menuai kritik, kata Nazaruddin, KPU tetap menyelenggarakan kembali dengan alasan demi masyarakat. "Ini bukan berarti kami arogan. Tapi, semata-mata keinginan rakyat yang juga punya hak mengetahui perolehan suara capres mereka," ungkap dia. Dalam penyelenggaraan TNP, KPU akan tetap menjunjung tinggi asas netralitas dan indepndensi. Nazaruddin menyadari bahwa dalam pilpres putaran kedua, kedua kandidat akan berusaha sangat keras untuk dapat memenangkan persaingan. "Dan penayangan hasil perolehan suara di TNP tidak dimaksudkan untuk mempertajam perasaan persaingan antarmassa pendukung," jelasnya. Dia juga mengimbau masyarakat untuk membuka mata lebar-lebar untuk mengawasi gerak gerik jajaran penyelenggara pemilu dan melaporkan setiap indikasi kecurangan bila ada. "Kami tidak segan-segan memberikan sanksi kepada anggota yang menyalahgunakan wewenangnya," janji Nazaruddin. Menurut rencana, TNP akan mulai beroperasi pada Senin (19/9/2004) besok pukul 15.00 WIB. Pada jam itu, pergerakan perolehan suara sudah bisa dilihat. "Kita perkirakan entri data dari kecamatan mulai masuk pukul 14.00 WIB," kata Nazaruddin. Rencananya, TNP akan diselenggarakan sampai Sabtu (15/9/2004). Selama masih beroperasi, TNP di Hotel Borobudur akan dibuka untuk umum dari pukul 10.00 sampai 23.00 WIB. Penyelenggaran TNP ini merupakan hasil kerjasama KPU, Telkom, PSN dan HP. TNP tetap di bawah koordinasi Chusnul Mar'iyah. Tim IT yang ditunjuk juga seperti saat pemilu legislatif dan pilpres putaran pertama.
(asy/)











































