Terbang Terlalu Rendah, Heli Tabrak Speedboat Hingga Tewaskan 1 Orang

Terbang Terlalu Rendah, Heli Tabrak Speedboat Hingga Tewaskan 1 Orang

Robert - detikNews
Rabu, 28 Nov 2012 23:10 WIB
Samarinda - Helikopter jenis Belt 407 dengan nomor penerbangan WSC milik White Sky Aviation yang melakukan uji penerbangan (test flight), menabrak dan menewaskan seorang penumpang speedboat dari arah Kabupaten Penajam Paser Utara menuju Balikpapan.

Keterangan diperoleh detikcom, insiden naas itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA sore tadi. Helikopter tersebut dikemudikan pilot Kapten Willy dari TNI AU yang dipekerjakan di maskapai tersebut.

"Helikopter terbang untuk melakukan test flight dari Bandara Sepinggan Balikpapan, dipiloti Kapten Willy dari kesatuan TNI AU yang dikaryakan di maskapai itu (White Sky Aviation)," kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, saat dihubungi detikcom, Rabu (28/11/2012) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belakangan diketahui, helikopter tersebut terbang terlalu rendah di atas perairan laut yang menghubungkan kota Balikpapan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara. Akibatnya, menabrak seorang penumpang speedboat saat melakukan perjalanan dari Penajam Paser Utara menuju Kampung Baru, Balikpapan.

"Helikopter terbang rendah dan menukik sehingga menyerempet penumpang speedboat, menuju ke arah Kampung Baru di Balikpapan," ujar Wisnu.

Wisnu merinci, insiden itu menewaskan penumpang speedboat atas nama Syamsuddin (32), dari Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, provinsi Jawa Barat.

"Juga ada penumpang mengalami patah tangan dan tulang rusuk atas nama Setiana, berusia 56 tahun," tambah Wisnu, tanpa merinci daerah asal Setiana.

Masih menurut Wisnu, menindaklanjuti kejadian itu, pihak Polsek Bandara Sepinggan, berkoordinasi dengan Polres Penajam Paser Utara untuk melakukan penyelidikan lebih jauh dari insiden tersebut.

"Tindakan kepolisian dari Polsek Bandara berkoordinasi dengan Polres Penajam Paser Utara untuk membantu penyelidikan helikopter yang menabrak," terang Wisnu.

"Saat ini juga, Kepala Otoritas Bandara Sepinggan juga sedang berkoordinasi dengan pemilik helikopter untuk mengetahui penyebab kejadian," tutupnya.

Speedboat dari arah Kabupaten Penajam Paser Utara itu sebelumnya membawa 8 orang penumpang. Kepolisian juga meminta keterangan para korban yang selamat dari insiden maut tersebut.

(mok/mok)


Berita Terkait