Perseteruan di Tubuh Golkar Makin Panas

Perseteruan di Tubuh Golkar Makin Panas

- detikNews
Sabtu, 18 Sep 2004 20:25 WIB
Semarang - Dua kubu di tubuh Golkar terus berseteru. Kelompok pro SBY yang tergabung dalam Forum Pembaruan Partai Golkar (FPPG) membantah ada anggotanya yang berbalik dengan mendukung Mega dan menuduh DPP tak punya etika politik.Salah satu pelopor FPPG Firman Subagyo menyatakan dirinya tak pernah sekali pun melakukan klarifikasi kepada DPP. Surat pemecatan saja, tidak pernah sampai padanya. Jadi, tidak benar bahwa dirinya kembali ke partai dan mendukung Mega. "Agung Laksono mengada-ada. Saya, Yudi Krisnadi, Malkan Amin, dan Yorris Raweyai tidak pernah klarifikasi. Kami tetap pro SBY," kata Firman menanggapi jumpa pers Agung Laksono di DPP kemarin kepada wartawan di RM Nusantara Semarang, Jl. Pandanaran, Sabtu (18/09/2004).Dikatakan anggota Bappilu Pusat ini, pernyataan Agung yang mengatakan bahwa empat fungsionaris Golkar telah kembali ke DPP menunjukkan adanya kepanikan elit partai. Mereka tidak bisa membendung arus utama tubuh partai, yakni dukung SBY.Sampai saat ini, lanjut Firman, dirinya tetap sebagai tim kampanye SBY. Tidak pernah sepatah kata pun terucap bahwa dia akan mendukung Mega. "Di KPU saya tercatat sebagai koordinator tim kampanye SBY - JK Jawa Madura," tegasnya. Menurutnya, apa yang dilakukan DPP melalui Agung adalah klaim semata. Hal itu bisa dikatakan sebagai tindakan tak etis dalam dunia politik. DPP hendak memecah belah kelompok Golkar pro SBY.Karena kacaunya kondisi partai belakangan ini, Firman mengatakan Golkar harus segera berubah. Terutama dari aspek AD-ART-nya. Kalau tidak, kondisi akan lebih kacau. Bisa-bisa Golkar hanya dimanfaatkan segelintir elitnya saja."FPPG mengusulkan adanya perubahan mekanisme pengambilan keputusan. Keputusan tertinggi partai harus diambil DPD II, bukan DPD I. Karena yang berhak mewakili (dit/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads