Pasca Pilpres Diprediksi Rusuh
Sabtu, 18 Sep 2004 18:20 WIB
Jakarta - Pengamat intelijen Juanda memprediksi akan terjadi kerusuhan pasca Pemilu Presiden (Pilpres) putaran kedua. Pendukung capres yang kalah kemungkinan besar tidak bisa bersikap sportif. Hal itu disampaikan Juanda kepada wartawan usai diskusi di Hotel Mario's Place, Menteng, Jakarta, Sabtu (18/9/2004). Juanda mendasarkan analisis tersebut bercermin Pemilu tahun 1999. Saat itu, capres yang kalah melakukan perusakan ataupun penghancuran fasilitas-fasilitas umum. "Kita lihat saja siapa nanti yang akan jadi negarawan sesungguhnya dan siapa yang paling sportif. Saya tak mau terlalu optimis karena yakin betul akan ada benturan-benturan di mana kelompokk masyarakat diadu-adu," kata Juanda.Juanda juga menilai pasca pemilu, kondisi politik akan semakin memanas hingga pengumuman capres yang menang. Ia lantas minta media massa tak memanas-manasi situasi atau menjadi corong capres tertentu.
(iy/)











































