"Tidak ada sampai mengerahkan helikopter. Jadi kita meningkatkan kewaspadaan saja. Saya meminta di setiap satauan agar lebih waspada," kata Pramono saat ditemui wartawan usai menutup kegiatan latihan bersama (Latma) Safkar Indopura 24/2012 di Pusat Pendidikan Infantri (Pusdikif), Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (28/11/2012). Latma ini melibatkan personel TNI AD dan AD Singapura (SAF).
Mantan Pangdam III/Siliwangi ini menegaskan, insiden anggota Polri yang ditembak OTK membuat pihaknya memperkuat diri guna berjibaku membantu pihak kepolisian di Papua. Terlebih OTK itu membawa kabur tiga pucuk senjata api. Hingga kini siapa penyerangnya belum teridentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ern/ndr)










































