Aa Gym Ceramah di Terminal Dago, Kios Togel pun Tutup
Sabtu, 18 Sep 2004 17:20 WIB
Bandung - Ceramah tak harus di masjid. Di terminal pun jadi. Itulah yang dilakukan Aa Gym. Ulama terkenal ini memberi siraman rohani di terminal angkot di Jl.Dago, Bandung. Kawasan itu dikenal juga dengan pedagang toto gelap alias togelnya.Menurut rencana, Aa Gym akan akan bersilaturahmi dengan para pengusaha togel yang ada di sekitar terminal. Tapi rupanya rencana Abdullah Gymnastiar, nama lengkapnya, tercium sehingga para usahawan togel ini pun ramai-ramai menutup kiosnya.Ceramah Aa Gym digelar lepas ashar, Sabtu (18/9/2004). Terminal disulap menjadi lapangan. Aa bercemarah di atas panggung kecil. Ribuan orang berdatangan mendengarkan kotbahnya.Dalam ceramahnya, Aa Gym menyatakan keheranannya bahwa ternyata masih banyak pengusaha togel yang bebas beroperasi. "Saya sempat menelepon Kapolwil menanyakan apa yang bisa saya bantu untuk menjaga agar masyrakat tidak terjerumus dalam permainan togel. Kapolwi berjanji akan menertibkan," kata pengasuh Ponpes Daarut Tauhiid, Bandung ini.Aa Gym juga mengimbau masyarakat walaupun kehidupan ekonomi saat ini sangat berat, tetaplah untuk berikhtiar dan mencari rizki secara halal. "Rizki haram seperti dari permainan togel, mungkin gampang diperoleh, tapi tidak akan bermanfaat dan membawa kebaikan bagi dirinya sendiri maupun keluarga yang ikut memakannya," tegas ulama kharismatis ini.Aa Gym meyakinkan bahwa kalau kita mau berikhtiar dan bertawakal, insya Allah rizki yang halal akan bisa diperoleh.Aa juga mengulang keheranannya kenapa polisi tidak menutup usaha togel yang nyata-nyata banyak dan yang meramaikan ironisnya adalah masyarakat kecil. Ribuan masyarakat yang memadati terminal angkot Dago pun tertawa dan bertepuk tangan."Marilah kita mulai dari diri kita sendiri, jangan ikut-ikutan terjerumus ke permainan togel semacam itu. Kalau kitanya sendiri kuat dan tidak ikut-ikutan, insya Allah bandar togel tidak akan bisa beroperasi," paparnya.Aa Gym juga mengingatkan degradasi moral bangsa ini semakin parah. Untuk itu diperlukan ikhtiar bersama untuk menjaga kemerosotan moral agar tidak semakin menjadi-jadi.Contohnya, kasus Buruan Cium Gue yang disebut Aa Gym dengan judul Buruan Zinahi gue. "Mau jadi apa bangsa kita kalau generasi mudanya sudah disuguhi tontonan yang tidak mendidik semacam itu," tandas Aa.Khusus menghadapi pemilu, Aa Gym mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar pesta demokrasi bisa berjalan lancar. Dia berpesan agar mencoblos sesuai nurani. "Kalau ada yang menwarkan uang atau materi, ambil saja uangnya, tapi jangan pilih orang yang memberi," katanya. Hingga pukul 17.15 WIB, ceramah masih berlangsung.
(nrl/)











































