Jumlah Pemilih di Kota Yogya Turun 3.000
Sabtu, 18 Sep 2004 16:59 WIB
Yogyakarta -
Jumlah pemilih pilpres putaran kedua yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Yogyakarta menurun hingga 3 ribu pemilih. Jika pada pilpres putaran pertama jumlah pemilih tercatat 317.601 pemilih, maka pada pemilihan presiden tahap kedua menyusut menjadi 314.722 pemilih.Hal itu dikatakan oleh Ketua Divisi Hukum dan Hubungan Antar Lembaga KPU Kota Yogyakarta, Nasrullah SH kepada wartawan dikantor KPU kompleks walikota Yogyakarta Jl Ipda Tut Harsono, Sabtu (18/9/2004)."Sudah pasti jumlah pemilih akan menurun setelah KPU melakukan pemutakhiran data pemilih untuk pilpres putaran kedua ini," katanya.Menurut Nasrullah, pada saat pemilu legislatif yang lalu jumlah penduduk tercatat sebagai pemilih 391.598 orang. Pada putaran pertama menurun menjadi 317.601 dan pada putaran kedua menjadi 314.722 pemilih.Nasrullah mengatakan, beberapa penyebab yang menjadikan jumlah pemilih di kota Yogyakarta menurun adalah faktor mobilitas warga yogyakarta yang sebagian besar adalah mahasiswa yang sangat tinggi. "Setelah studi mereka usai ada yang langsung pindah ke kota lain untuk mencari kerja atau kembali ke kampung halaman," katanya.Faktor lainnya yang menyebabkan jumlah pemilih menjadi menurun adalah karena banyaknya pemilih yang sudah terdata namun ternyata sudah tidak berada lagi di Yogyakarta. "Dengan kata lain ada banyak pemilih yang kemudian alamatnya tidak jelas dan susah dicari," katanya.Dengan menyusutnya jumlah pemilih, berimplikasi pada logistik yang akan digunakan untuk pemilihan di kota Yogyakarta. Jika pada saat pemilu legislatif KPU Kota mendapatkan jatah surat suara sebanyak 350.708, maka untuk pemilu saat ini hanya 334.514 lembar."Surat suara yang diberikan ke KPU Kota itu sudah termasuk cadangan sebesar 2,5 persen," katanya.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































