Kiai NU Nyatakan Golput Haram

Kiai NU Nyatakan Golput Haram

- detikNews
Sabtu, 18 Sep 2004 16:53 WIB
Surabaya - Sebanyak 9 kiai NU di Jatim memutuskan sikap golput diharamkan dalam pilpres mendatang. Keputusan itu disampaikan KH.Hasyim Abbas, Khatib Syuriah PWNU Jatim, kepada wartawan usai pertemuan tertutup di kantor PWNU Jatim, Jl.Raya Darmo, Surabaya, Sabtu (18/9/2004).Hadir dalam pertemuan itu KH Masduki Mahfud (rois syuriah PWNU Jaim), KH Idris Marzuki (Ponpres Lirboyo), KH Zainuddin Jalzuli (Ponpes Al Falah, Ploso, Kediri), KH Agus Ali Mashuri (Ponpes Bumi Solawat Tulangan, Sidoarjo), KH Nuruddin A.Rahman (wakil ketua PWNU Jatim), KH Miftakhul Ahyar (Ponpes Miftachus Sunnah, Surabaya), KH A.Sadid Jauhari (Ponpes As Sunniyah, Kencong, Jember), dan KH.Syafrudin (Situbondo).Hasyim Abbas menyatakan, pertemuan kiai Sabtu sore ini memutuskan seruan moral yang intinya mengajak kepada warga negara untuk berpartisipasi tanpa terkecuali dalam pemilihan presidn 20 September mendatang."Sikap golput haram karena itu sikap yng kontraproduktif. Hak coblos nanti itu akan dipertanggungjawabkan di depan Tuhan karena pemilu nanti menentukan masa depan bangsa kita," kata Hasyim Abbas yang dikenal sebagai kiai asal Situbondo ini."Kita mengharapkan kepada semua warga untuk memilih calon presiden yang mengedepankan kepentingan umum dan kesejahteraan sosial berkeadilan dan mampu menghindari Indonesia dari segala intervensi asing," kata Abbas.Agus Ali Mashuri menambahkan bahwa pertemuan ini tidak mengarah dukung mendukung salah satu kandidat. "Karena kiai itu harus bisa menjadi payung dan bisa menyejukkan umat. Jadi kiai harus bisa tampil sebagai penyejuk dan tenda bagi semua masyarakat secara umum untuk kepentingan bangsa," kata Agus Ali Mashuri. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads