Kualitas Personal Mahfud, JK, dan Dahlan Kalahkan Mega dan Prabowo

Menuju Pilpres 2014

Kualitas Personal Mahfud, JK, dan Dahlan Kalahkan Mega dan Prabowo

- detikNews
Rabu, 28 Nov 2012 13:31 WIB
Kualitas Personal Mahfud, JK, dan Dahlan Kalahkan Mega dan Prabowo
Jakarta - Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei berkaitan dengan kualitas personal capres 2014. Kualitas personal Ketua MK Mahfud MD, Jusuf Kalla (JK), dan Menteri BUMN Dahlan Iskan lebih tinggi dibandingkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Survei ini dilakukan LSI pada bulan November 2012. Jumlah responden sebanyak 223 opinion leader, 178 orang dipublikasikan namanya sebagai responden atau penilai. Setiap tokoh yang disurvei dinilai dengan sejumlah ukuran kualitas personal. Penilaian tiap item dengan skor antara 1-100.

"Opinion leader menilai kualitas personal penting untuk capres. Konsep kami tentang kualitas personal untuk pejabat publik seperti presiden yang terdiri dari tiga dimensi (kapabilitas, integritas, dan akseptabilitas) dinilai penting. Indikator masing-masing dimensi itu adalah kapabiltias, integritas, dan akseptabilitas," demikian kesimpulan survei LSI yang dipaparkan oleh Direktur Eksekutif LSI, Kuskridho Ambardi, kepada pers di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kualitas personal tokoh-tokoh dengan nilai 60 atau lebih (lulus) menurut opinion leader adalah:

1. Mahfud MD 79
2. Jusuf Kalla 77
3. Dahlan Iskan 76
4. Sri Mulyani 72
5. Hidayat Nurwahid 71
6. Agus Martowardojo 68
7. Megawati Soekarnoputri 68
8. Djoko Suyanto 67
9. Gita Wirjawan 66
10. Chairul Tanjung 66
11. Endriartono Sutarto 66
12. Hatta Rajasa 66
13. Surya Paloh 64
14. Pramono Edhie Wibowo 64
15. Sukarwo 63
16. Prabowo Subianto 61
17. Puan Maharani 61
18. Ani Yudhoyono 60

5 indikator kualitas personal yang dipertanyakan adalah penilaian bahwa tokoh bisa dipercaya, satu dalam kata dan perbuatan; tidak pernah melakukan atau diopinikan pernah melakukan KKN; tidak pernah melakukan atau diopinikan melakukan tindakan kriminal; diyakini mampu memimpin negara dan pemerintahan; dan dapat dipercaya mampu berdiri di atas semua kelompok atau golongan yang berbeda.

87 persen opinion leader menilai capres harus mampu memimpin negara dan pemerintahan, 76 persen opinion leader menilai capres harus tidak pernah melakukan KKN atau suap. Sementara 75 persen responden menilai capres tidak boleh melakukan tindakan kriminal atau pelanggaran HAM, 83 persen opinion leader menilai capres harus jujur dan bisa dipercaya, dan 70 persen opinion leader menilai presiden harus diterima semua golongan.

Tim peneliti LSI yang ikut dalam program ini adalah Saiful Mujani, Hendro Prasetyo, Kuskrido Ambardi, Luthfie Assyaukanie, Firdaus Muhammad, Sirajuddin Abbas, Burhanuddin, Andi Safrani, Endi Endrizal, M Marbawi, dan Grace Natalie.

Hingga pukul 13.30 WIB pemaparan masih berlangsung. Hadir dalam acara ini, sejumlah politisi dan tokoh. Antara lain mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua MK Mahfud MD, Ketua DPR Marzuki Alie, dan lainnya.

(van/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads