Brakk! Truk Tangki Hantam Rumah di Semarang

Brakk! Truk Tangki Hantam Rumah di Semarang

- detikNews
Rabu, 28 Nov 2012 11:59 WIB
Brakk! Truk Tangki Hantam Rumah di Semarang
Foto: angling adhitya p/detikcom
Semarang - Badan Purwito (47), warga Jl Kepodang Timur IV nomor B124 Semarang terlihat bergetar. Nyawanya baru saja terancam akibat truk tangki air menghantam rumahnya. Saat itu, ia sedang bersantai di kamar.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.15 WIB ketika Purwito sedang berada di kamar belakang tepat di sebelah dapur. Mendadak ia mendengar suara gemuruh yang semakin keras dan berakhir dengan dentuman keras.

"Brak! Semua langsung gelap, saya tidak tahu apa-apa lagi," kata Purwito di samping rumahnya, Rabu (28/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesaat kemudian, ia berlari menuju kamar putri pertamanya. Setibanya di kamar tersebut, ia baru teringat jika putrinya itu sudah meninggal 43 hari yang lalu. Warga yang melihat peristiwa tersebut langsung menolong Purwito.

Istri Purwito, Esti yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi mengatakan, truk bernopol H 1397 TN tersebut tadinya terparkir sekitar 200 meter dari lokasi, namun truk melaju dan lama kelamaan semakin cepat karena jalan menurun.

"Truk dari atas, saya suruh minggir orang yang ada di jalan karena lama-kelamaan truknya kencang," terang Esti.

Perasaan Esti mulai tidak enak ketika laju truk semakin cepat padahal sudah berada di ujung jalan. Truk penuh muatan air tersebut lalu menabrak motor Honda Vario dan menyeretnya hingga melompati parit sampai akhirnya menerjang rumah Purwito yang ada dibawahnya.

"Truknya melompat dan menerjang rumah. Saya panik, karena suami saya ada di kamar," tandas Esti.

Sementara itu, sopir truk, Susilo sempat terjepit di dalam karena hantaman yang cukup keras. Setelah dievakuasi warga, ia dibawa ke RS Banyumanik karena mengalami patah tulang punggung.

Akibat peristiwa tersebut, dapur dan kamar milik Purwito hancur berantakan. Sementara kondisi bagian rumah lainnya retak dan cukup berbahaya untuk ditinggali. Selain itu, tandon air yang biasa digunakan untuk warga sekitar juga ikut hancur karena hantaman truk.

"Saya tidak tahu ini nanti tinggal dimana," ujar Purwito.

Pria dengan tiga anak tersebut menambahkan, ia sudah membicarakan masalah ganti rugi dengan pemilik truk yaitu perusahaan Yanqua Air Gunung Ungaran. "Sudah dibicarakan, tapi saya rasa saat ini pemilik truk lebih baik mengurus sopir truk di RS," terangnya.

Hingga pukul 11.30 WIB, warga dan pihak pemilik truk masih berusaha mengevakuasi truk dari rumah Purwito dengan cara mengkosongkan muatan air dalam tangki.


(alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads