Hadapi Sidang Perdana, Hartati: Kondisi Saya On and Off

Hadapi Sidang Perdana, Hartati: Kondisi Saya On and Off

- detikNews
Rabu, 28 Nov 2012 09:59 WIB
Hadapi Sidang Perdana, Hartati: Kondisi Saya On and Off
Pendukung Hartati
Jakarta - Hartati Murdaya akan menjalani persidangan perdana di Pengadilan Tipikor, Kuningan, Jakarta Selatan. Hartati terlihat memakai jaket tahanan KPK berwarna putih saat turun dari mobil tahanan KPK.

"Kondisi saya on dan off," kata Hartati saat ditanya mengenai kondisinya oleh wartawan di lantai satu Pengadilan Negeri Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).

Hartati tiba sekitar pukul 09.20 WIB dengan menumpang mobil tahanan KPK Kijang silver. Saat turun, Hartati memakai jaket tahanan KPK dan terusan coklat pada bagian dalamnya. Rambut Hartati seperti biasa disasak rapi jali.

"Ya doakan saja supaya persidangan ini bisa mengungkap realita. Harapan saya hakim, jaksa bisa menemukan fakta realita," kata perempuan yang pernah masuk deretan orang terkaya versi Forbes ini.

Di lantai satu Pengadilan Tipikor sudah berkumpul puluhan pendukung Hartati. Mereka kemudian bersalaman dengan Ketua Umum Walubi ini. Hartati kemudian naik ke ruang sidang yang ada di lantai dua.

Begitu sampai di lantai dua sudah ada puluhan pendukung Hartati yang menunggunya. Mereka menyambut Hartati dengan bersalaman. Ruang sidang di lantai dua juga sudah penuh oleh pendukung Hartati, jumlahnya sekitar 100 orang.

Persidangan ini akan menjadi pembuktian apakah pemilik PT Hardaya Inti Plantation ini benar-benar terbukti menyuruh anak buahnya untuk menyuap Bupati Buol Amran Batalipu terkait izin lahan sawit.

KPK menjerat Hartati dengan pasal pemberian suap, dengan dugaan dia adalah orang yang memberi perintah penyuapan kepada Yani dan Gondo untuk melakukan penyuapan Rp 3 miliar kepada Bupati Amran, dalam dua tahap pemberian. Yani dan Gondo pasang badan untuk bosnya itu.

Sementara itu, Direktur PT Hardaya Inti Plantations (HIP), Totok Lestiyo, yang pernah dihadirkan sebagai saksi menyebut bosnya Siti Hartati Murdaya menyetujui pemberian uang Rp 1 miliar untuk Bupati Buol Amran Batalipu. Uang itu diberikan untuk biaya pengamanan perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Hartati.

(nal/nrl)


Berita Terkait