Jika Mega KO, Koalisi Kebangsaan Diragukan Berjalan

Jika Mega KO, Koalisi Kebangsaan Diragukan Berjalan

- detikNews
Sabtu, 18 Sep 2004 15:39 WIB
Palembang - Anggota DPRD Sumsel periode 2004-2009 yang secara politik terikat Koalisi Kebangsaan, tidak yakin koalisi tersebut tetap berjalan bila Mega-Hasyim gagal dalam pilpres putaran kedua ini."Kalau Mega-Hasyim menang dalam putaran kedua ini, mungkin koalisi terus berjalan. Di parlemen akan terjadi sharing kekuasan," kata Agus Sutikno, anggota DPRD Sumsel periode 2004-2009 dari PPP kepada detikcom, di kediamanannya di Palembang, melalui telepon (18/9/2004).Tetapi, Agus Sutikno meragukan apakah koalisi tersebut akan berjalan bila SBY-Kalla yang memenangkan pemilihan. "Mungkin situasinya akan berkembang. Saya pikir sharing kekuasaan di DPRD Sumsel petanya akan berubah," kata Sutikno."Saat ini saja, misalnya, kekuatan politik di tingkat nasional tidak bergabung dengan Koalisi Kebangsaan tetapi di Sumsel bergabung. Jadi, bukan tidak mungkin bila Mega-Hasyim gagal, koalisi justru tidak berjalan efektif. Semuanya serba mungkin," kata Sutikno.Sementara beredar isu, di dalam tubuh Koalisi Kebangsaan di Sumsel terjadi persaingan untuk menempati posisi ketua Dewan. Baik para anggota Dewan dari Partai Golkar maupun PDIP sama-sama berambisi menjadi Ketua DPRD Sumsel."Tidak benar itu. Kita belum membicarakan soal itu. Kalau pun ada, itu hanya suara pribadi-pribadi. Kita masih fokus bagaimana memenangkan Ibu Mega. Tolong jangan kutip nama saya," kata seorang anggota Dewan dari PDIP kepada detik.com melalui telepon (18/9/2004). (nrl/)


Berita Terkait