Ansor menanggapi serius tuduhan Sutan Bhatoegana terhadap Abdulracman Wahid (Gus Dur). Ucapan Bhatoegana yang menyebut Gus Dur turun karena skandal korupsi dari jabatannya sebagai Presiden RI ke-5 dianggap melecehkan. Ansor akan melaporkan perkara itu ke polisi.
"Harus ada penyelesaian secara hukum, makanya kita melapor ke polisi," tegas Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur Alfa Isnaeni berbincang dengan detikcom, Selasa (27/11/2012), siang.
Alfa menerangkan, laporan akan dilayangkan ke Mabes Polri mengingat keberadaan Sutan Batoeghana berada di ibukota. "Mabes Polri, hari ini kita akan berangkat kesana," tandas Alfa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami inginkan selesai ranah hukum, bukan hanya sekedar maaf," tutur dia.
Ia menambahkan, tuduhan Sutan Batoegana bahwa Gus Dur diturunkan dari presiden karena korupsi, itu adalah tidak benar. Hal itu juga sebuah kebohongan, pelecehan, provokatif sekaligus pencemaran nama baik.
Karena jaksa agung telah mengumumkan bahwa Gus Dur tidak tersangkut Bulog Gate dan Brunai Gate. "Sudah jelas Gus Dur tidak terlibat kasus korupsi manapun," imbuh dia.
Alfa juga menyebut adanya gelombang aksi pengurus cabang di daerah masing-masing menanggapi pernyataan Sutan tersebut. "Cabang akan melakukan aksi dengan sasaran di daerah masing-masing, kami harapkan berjalan damai," sebut Alfa.
Ditanya apakah PW Ansor Jawa Timur tidak menggelar aksi serupa, Alfa lebih memilih untuk membawanya ke proses hukum. "Kalau PW Ansor lebih fokus ke proses hukum saja. Hanya cabang inginkan aksi di daerah masing-masing," jawabnya.
(/)











































