1 Korban Ledakan Pabrik Tahu di Jagakarsa Meninggal

1 Korban Ledakan Pabrik Tahu di Jagakarsa Meninggal

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Selasa, 27 Nov 2012 12:41 WIB
1 Korban Ledakan Pabrik Tahu di Jagakarsa Meninggal
Foto: hendrik raseukiy/detikcom
Depok - Arifin atau Apin (26), seorang korban kritis akibat ledakan pabrik tahu di Kampung Bambon, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya meninggal dunia. Ia sempat dilarikan ke RS Bunda Kota Depok, tapi nyawanya tidak tertolong.

"Ya, karena lukanya sangat parah. Tangan kiri putus dan luka parah di pangkal paha. Pendarahan hebat. Akhirnya meninggal dunia," tutur Kapolsek Jagakarsa Kompol Muhammad Arsalam kepada wartawan, Selasa (27/11/2012).

Dijelaskan Arsalam, keluarga Apin di Pemalang, Jawa Tengah meminta jenazah langsung dibawa ke kampung halaman. Keluarga keberatan jenazah diautopsi. "Minta langsung dibawa pulang ke Pemalang," ujar Arsalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara korban lain, Waryo (40), mengalami luka bakar di seluruh tubuh. Juga ada luka di bagian kepala. Kini ia sudah ditangani tim medis RS Bunda. Sementara, satu korban luka ringan dibawa ke Klinik Andhika di kampung setempat.

Pabrik tahu meledak di Jalan Gardu, RT 11/02, Kampung Bambon, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel, sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi pabrik berada di pinggir Sungai Ciliwung, perbatasan Jaksel dan Depok, Jabar.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab ledakan. Diduga sumber ledakan merupakan tabung uap. Selain mengakibatkan korban luka, ledakan juga menyebabkan pabrik tahu itu porak-poranda.

(trw/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini