Geng motor kembali membuat onar di Pekanbaru. Seorang warga menjadi korban pengeroyokan, dan sejumlah ruko jadi sasaran amuk geng motor.
"Mereka (geng motor) kembali membuat onar pada malam minggu kemarin. Seorang warga menjadi korban pengeroyokan," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (26/11/2012) malam.
Adang berjanji pihaknya akan segera menangkap geng motor tersebut yang telah meresahkan masyarakat. Tim Polresta Pekanbaru, saat ini telah ditebar untuk menangkap geng motor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah mendata sejumlah geng motor yang telah membuat onar itu. Dalam waktu dekat ini, mereka pasti kita tangkap," kata Adang.
Adang menyebutkan, kelompok geng motor ini umumnya pelajar setingkat SMA. Mereka ini biasanya dikoordinir seorang residivis.
"Kita sudah bolak balik ingatkan orangtua murid, agar menjaga anaknya untuk tidak terlibat geng motor. Namun agaknya beberapa kali kita melakukan pendekatan, tetap saja banyak pelajar yang ikut terlibat," kata Adang.
Pihak Polresta dalam hal ini, lanjut Adang, tidak lagi memberikan toleransi kepada pelajar yang nantinya tertangkap.
"Kita akan segera tangkap, dan tidak ada lagi penangguhan penahanan. Karena sebulumnya kita sudah berikan toleransi buat geng motor pelajar ini. Tapi karena tak ada perubahan, tapi malah buat onar lagi, begitu kita tangkap langsung kita proses," kata Adang.
"Malah antara Polresta Pekanbaru, Dinas Pendidikan Pekanbaru dan seluruh kepala sekolah setingkat SMA dan SMP sudah berjanji, bagi siswanya yang terlibat genk motor akan dikeluarkan dari sekolahnya," kata Adang.
(cha/ega)










































